4 Poin Menakutkan Jika AS Nekat Invasi Darat Iran, Salah Satunya Harga Minyak Melejit

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:58 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, perluasan medan perang tidak hanya akan menarik proksi Iran tetapi juga dapat memaksa negara-negara Teluk lainnya—yang telah mempertahankan posisi defensif—untuk lebih bersekutu dengan AS.

Sejauh ini Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait bersikeras bahwa wilayah mereka tidak digunakan untuk meluncurkan serangan rudal dan udara ke Iran, meskipun penolakan itu telah ditepis Teheran.

Iran telah menyerang aset militer dan infrastruktur energi Amerika di negara-negara Teluk tersebut, serangan yang telah membuat marah negara-negara tetangga itu dan mengancam akan memicu perang habis-habisan di wilayah yang secara militer bergejolak—yang juga memasok 32 persen minyak mentah dunia.

Tetapi invasi darat AS akan memprovokasi Teheran untuk meningkatkan serangan tersebut.

2. Tentara AS Jadi Target Empuk Drone Iran

Ketika pertempuran dimulai pada 28 Februari, Iran mengejutkan dunia dengan meluncurkan model perang asimetris yang melibatkan penembakan ribuan drone seri Shahed yang diproduksi massal dan murah.

Hal ini memaksa pasukan AS dan Israel untuk meluncurkan rudal senilai jutaan dolar dalam perang gesekan yang telah menelan biaya miliaran dolar bagi Washington dan Tel Aviv, bahkan sebelum "kemenangan".

Pengerahan tentara darat AS ke Iran sekarang membuat mereka rentan terhadap serangan drone yang sama, hanya saja kali ini biayanya akan mencapai puluhan, mungkin lebih, yakni nyawa manusia. Perang siber Teheran adalah faktor lain yang perlu dipertimbangkan.

3. Harga Minyak Bisa Melejit

Serangan darat AS akan memberi Iran alasan sempurna untuk meningkatkan penargetan infrastruktur energi di kawasan Teluk. Ini akan semakin melumpuhkan ekspor minyak dan gas.

Blokade Selat Hormuz oleh Iran telah memengaruhi seperlima pasokan minyak mentah dunia. Sebelum perang, diperkirakan 20-25 juta barel minyak melewatinya setiap hari. Lalu lintas kapal tanker saat ini jarang, hanya segelintir negara yang diizinkan untuk melewatinya tanpa serangan rudal anti-kapal atau drone Iran.

Invasi darat AS secara luas dipandang sebagai kemungkinan respons terhadap blokade tersebut—yaitu, tujuannya adalah untuk merebut kendali atas selat selebar 33 km tersebut, memungkinkan AS untuk secara de facto mengendalikan sebagian besar pasokan minyak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Menteri Singapura Mendadak...
Menteri Singapura Mendadak Mundur usai Kontroversi Pesan Pribadi dengan Seorang Perempuan
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
Tamara Tyasmara Mimpi...
Tamara Tyasmara Mimpi Didatangi Dante, Lalu Temukan Fakta Ini
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
Berita Terkini
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved