Mengapa Perang Iran Akan Picu Banyak Negara Berlomba Buat Senjata Nuklir?

Senin, 30 Maret 2026 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Setelah serangan di dekat fasilitas Dimona Israel dan situs pengayaan Natanz Iran, kekhawatiran tentang eskalasi nuklir semakin meningkat.

Alterman meremehkan kemungkinan konfrontasi nuklir yang disengaja.

"Saya rasa kita tidak menuju konfrontasi nuklir... ada cukup kekhawatiran tentang bagaimana hal itu dapat berdampak pada warga sipil sehingga tidak ada satu pun yang benar-benar menginginkannya."

Namun, Okail memperingatkan bahwa bahkan eskalasi yang tidak disengaja pun menimbulkan risiko serius.

"Kesalahan dapat terjadi... kebocoran radioaktif... semua hal ini membahayakan orang, bahkan jika negara-negara ini tidak menggunakan senjata nuklir."

Ia juga merujuk pada peringatan dari Badan Energi Atom Internasional tentang risiko yang terkait dengan serangan di dekat infrastruktur nuklir.

Pengerahan sekitar 3.000 pasukan AS dari Divisi Lintas Udara ke-82 menyoroti strategi jalur ganda Washington, kata Alterman.

"Pandangan AS adalah bahwa diplomasi menjadi lebih kuat dengan memiliki sekutu militer."

Namun, ia memperingatkan bahwa penempatan militer juga dapat meningkatkan risiko eskalasi yang tidak disengaja dan mencatat bahwa terobosan diplomatik tampaknya tidak akan segera terjadi.

Okail menafsirkan langkah tersebut sebagai bukti bahwa Washington tidak sepenuhnya mengendalikan arah konflik.

Ia mengatakan bahwa upaya diplomasi secara bersamaan sambil mengerahkan pasukan menandakan ketidakpastian dan meningkatkan kekhawatiran akan keterlibatan AS yang lebih dalam.

Kedua pakar tersebut memperingatkan bahwa kesalahan perhitungan dapat dengan cepat memperluas konflik.

Alterman mencatat bahwa insiden yang relatif kecil secara historis telah memicu respons militer AS yang lebih besar dan menekankan bahwa peperangan modern, bahkan dengan penargetan yang tepat sasaran seringkali gagal mencapai hasil politik.

Okail menyoroti volatilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya di kawasan tersebut.

Ia memperingatkan bahwa operasi militer dan upaya diplomatik secara bersamaan berisiko merusak kepercayaan dan meningkatkan kemungkinan eskalasi yang tidak disengaja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
27 Negara Peringatkan...
27 Negara Peringatkan Warganya, Perang Dunia III Akan Terjadi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved