Mengapa Perang Iran Akan Picu Banyak Negara Berlomba Buat Senjata Nuklir?

Senin, 30 Maret 2026 - 19:30 WIB
loading...
Mengapa Perang Iran...
Perang Iran akan picu banyak negara berlomba buat senjata nuklir. Foto/X
A A A
TEHERAN - Konfrontasi yang meningkat antara Iran , Israel, dan AS mengungkap keretakan dalam tatanan global, meningkatkan risiko nuklir, dan membentuk kembali dinamika keamanan Teluk, menurut dua pakar kebijakan terkemuka.

Berbicara kepada Anadolu di sela-sela KTT Stratcom di Istanbul pada hari Sabtu, Jon Alterman, peneliti senior di Center for Strategic and International Studies, dan Nancy Okail, CEO Center for International Policy, membahas dampak geopolitik dari konflik yang meluas dan kemungkinan konsekuensi jangka panjangnya.

Ditanya apakah reaksi internasional yang terpecah terhadap konflik tersebut menandakan melemahnya tatanan yang dipimpin Barat, kedua pakar tersebut sepakat bahwa sistem global sudah mengalami transformasi yang signifikan.

Alterman mengatakan pergeseran tersebut sebagian mencerminkan perubahan dalam kebijakan luar negeri AS, khususnya di bawah Presiden Donald Trump.

"Presiden Trump telah pergi ke PBB, tentu saja di masa jabatan pertamanya, setiap tahun, dan mengatakan bahwa setiap negara harus mengejar kepentingannya sendiri... Jadi seluruh gagasan tentang tatanan internasional, saya pikir banyak orang di pemerintahan ini menganggapnya sebagai cara untuk melemahkan Amerika Serikat tanpa keuntungan apa pun," kata Alterman.

Ia menambahkan bahwa perang tersebut dapat mempercepat transformasi ini.

“Memang ada keretakan. Dan apa yang seharusnya kita harapkan dari tatanan internasional... mungkin akan sangat berbeda setelah perang ini, bagaimanapun hasilnya, daripada sebelumnya.”

Okail berpendapat bahwa erosi tatanan global telah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Tatanan internasional melemah, tetapi itu tidak dimulai hari ini... Ini adalah hasil dari erosi bertahap hukum internasional dan pelemahan lembaga multilateral,” katanya.

Ia mencatat bahwa negara-negara di Global Selatan telah menyadari hal ini lebih awal, sementara kekuatan Barat baru sekarang merasakan konsekuensinya.

Serangan drone dan rudal Iran terhadap negara-negara Teluk dapat mendorong negara-negara regional menuju hubungan keamanan AS yang lebih kuat, kata Alterman.

“Negara-negara menginginkan lebih banyak keamanan. Satu-satunya negara yang dapat memberikan keamanan kepada negara lain, dalam skala apa pun, tetaplah Amerika Serikat.”

Namun, ia menambahkan bahwa negara-negara Teluk kemungkinan akan terus menyeimbangkan diplomasi dengan Iran di samping kemitraan mereka dengan AS.

Okail setuju bahwa negara-negara Teluk mungkin akan bersekutu dengan Washington dalam jangka pendek, tetapi memperingatkan bahwa kepercayaan pada kendali AS atas eskalasi regional telah melemah.

Ia menunjuk pada serangan Israel baru-baru ini dan keterlibatan AS sebagai titik balik yang menantang asumsi lama bahwa Washington dapat menahan Israel, meningkatkan ketidakpastian regional dan mengikis persepsi stabilitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
Selamat Tahun Baru Islam...
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Berikut Keutamaan Muharram
Berita Terkini
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved