Ancaman Utama AS Bukanlah Iran, tapi Korea Utara, Ini Analisisnya

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:31 WIB
loading...
A A A
Laporan Korea Utara tentang uji coba terbaru bisa jadi "gertakan" karena tidak mengungkapkan beberapa informasi penting seperti total waktu pembakaran mesin, kata Lee Choon Geun, seorang peneliti kehormatan di Institut Kebijakan Sains dan Teknologi Korea Selatan.



Ketika Korea Utara melaporkan tentang uji coba mesin sebelumnya pada bulan September, mereka menggambarkannya sebagai uji coba darat kesembilan dan terakhir dari mesin berbahan bakar padat yang sebelumnya mereka katakan akan digunakan untuk rudal balistik antarbenua. Para pengamat memperkirakan pada saat itu bahwa Korea Utara akan segera melakukan uji coba peluncuran ICBM yang dimuat dengan mesin tersebut, tetapi belum melakukannya hingga saat ini.

Program mesin berbahan bakar padat Korea Utara mungkin menghadapi beberapa penundaan atau negara tersebut mungkin telah memutuskan untuk mengembangkan mesin yang lebih baik, mungkin dengan bantuan Rusia, kata Lee. Kerja sama antara kedua negara telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dengan Korea Utara mengirimkan pasukan dan senjata konvensional untuk mendukung perang Rusia melawan Ukraina.

Dalam beberapa tahun terakhir, Korea Utara telah melakukan uji tembak berbagai rudal balistik antarbenua (ICBM) yang menunjukkan potensi jangkauannya untuk mencapai daratan AS, termasuk yang berbahan bakar padat. Namun, beberapa klaim Korea Utara di masa lalu tentang uji coba senjata besar menimbulkan skeptisisme dari luar. Pada tahun 2024, Korea Utara mengklaim telah berhasil melakukan uji peluncuran rudal multi-hulu ledak, tetapi Korea Selatan dengan cepat menolaknya sebagai tipuan untuk menutupi peluncuran yang gagal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Otto Media Grup dan...
Otto Media Grup dan SOMETHINC Dorong Kolaborasi Bisnis Kreator
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
Berita Terkini
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved