Ancaman Utama AS Bukanlah Iran, tapi Korea Utara, Ini Analisisnya

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:31 WIB
loading...
A A A
Beberapa rudal jarak jauh, yang disebut Hwasong-20, dipamerkan selama parade militer Korea Utara untuk merayakan Kim pada Oktober 2025. Media pemerintah menggambarkan perangkat tersebut sebagai "sistem senjata strategis nuklir paling ampuh" negara itu.

Beberapa ahli asing mengatakan Korea Utara masih menghadapi hambatan teknologi sebelum memiliki ICBM yang berfungsi, seperti memastikan hulu ledaknya bertahan dalam kondisi keras saat memasuki kembali atmosfer. Tetapi yang lain membantah penilaian itu, mengingat jumlah tahun yang telah dihabiskan negara itu untuk program nuklir dan rudalnya.

Menurut Lee, kepemilikan mesin berbahan bakar padat yang lebih kuat dan efisien akan memungkinkan Korea Utara untuk membangun rudal balistik antarbenua (ICBM) yang lebih kecil yang dapat diluncurkan dari kapal selam atau truk peluncur bergerak berbasis darat. Pengamat lain mengatakan dorongan untuk meningkatkan daya mesin kemungkinan terkait dengan upaya untuk menempatkan beberapa hulu ledak pada satu rudal untuk meningkatkan peluang mengalahkan pertahanan AS.

Korea Utara telah berupaya keras untuk memperluas persenjataan nuklirnya sejak diplomasi berisiko tinggi Kim dengan Presiden AS Donald Trump runtuh pada tahun 2019. Dalam kongres Partai Buruh yang berkuasa pada bulan Februari, Kim membuka pintu untuk dialog dengan Trump tetapi mendesak Washington untuk mencabut tuntutan pelucutan senjata nuklir Korea Utara sebagai prasyarat untuk pembicaraan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved