Trump Heran Mengapa Iran Belum Menyerah?

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:30 WIB
loading...
Trump Heran Mengapa...
Presiden AS heran mengapa Iran belum menyerah. Foto/X/QudsNen
A A A
TEHERAN - Steve Witkoff mengatakan Donald Trump “penasaran” mengapa Iran belum menyerah di bawah tekanan AS. Ia menekankan nol pengayaan uranium sebagai garis merah AS.

Utusan khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff mengatakan pada hari Sabtu (21 Februari) bahwa Presiden AS Donald Trump “penasaran” mengapa Iran belum menyerah meskipun tekanan dari Amerika Serikat untuk menyetujui kesepakatan tentang program nuklirnya semakin meningkat. Hal ini terjadi di tengah ketegangan antara kedua negara karena Trump mengancam akan menyerang Iran jika diplomasi gagal.

Dalam sebuah wawancara dengan Fox News, Witkoff membahas ketegangan dengan Iran, dengan mengatakan, “Saya tidak akan menggunakan kata ‘frustrasi’ karena dia tahu dia memiliki banyak alternatif, tetapi presiden penasaran mengapa mereka belum menyerah.”



Dia menambahkan bahwa Trump bertanya, “Mengapa di bawah tekanan seperti ini dengan kekuatan angkatan laut yang kita miliki di sana, mengapa mereka belum datang kepada kita dan mengatakan ‘kami menyatakan kami tidak menginginkan senjata, dan inilah yang bersedia kami lakukan.’”

Witkoff mencatat bahwa “sulit untuk membawa mereka ke titik itu.”

Utusan Trump menambahkan bahwa garis merah AS mengharuskan Iran untuk mempertahankan "pengayaan nol" uranium, dan menambahkan bahwa pengayaan Teheran telah melampaui tingkat yang dibutuhkan untuk tujuan sipil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Bangun Ketahanan Pangan,...
Bangun Ketahanan Pangan, Kakanwil Ditjenpas Jakarta Panen Telur Ayam di Lapas Salemba
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
Berita Terkini
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved