China Sebut Jepang Hancur Jika Hidupkan Lagi Militerisme, Tokyo Marah

Senin, 16 Februari 2026 - 12:25 WIB
loading...
China Sebut Jepang Hancur...
China sebut Jepang akan hancur jika hidupkan lagi militerisme. Tokyo pun marah dan layangkan protes diplomatik. Foto/Nikkei
A A A
TOKYO - Pemerintah Jepang marah dan menyampaikan "stern demarche" kepada China melalui jalur diplomatik. Kemarahan ini dipicu oleh komentar diplomat utama Beijing, Wang Yi, yang menuduh "kekuatan sayap kanan" di Jepang berupaya menghidupkan kembali militerisme.

Berbicara di Konferensi Keamanan Munich di Jerman pekan lalu, Wang memberikan pendapatnya tentang hubungan Beijing saat ini dengan Tokyo—yang telah berada di bawah tekanan berat sejak Perdana Menteri Sanae Takaichi memberikan komentar tentang Taiwan pada bulan November.

Baca Juga: Jepang Rampas Kapal China dan Tangkap Kaptennya, Bisa Picu Perseteruan Baru

"Rakyat Jepang tidak boleh lagi membiarkan diri mereka dimanipulasi atau ditipu oleh kekuatan sayap kanan tersebut, atau oleh mereka yang berupaya menghidupkan kembali militerisme," kata Wang.

“Semua negara pencinta damai harus mengirimkan peringatan yang jelas kepada Jepang: jika Jepang memilih untuk mundur dari jalan ini, mereka hanya akan menuju kehancuran diri sendiri," lanjut Wang.

Kementerian Luar Negeri Jepang menolak klaim diplomat China tersebut dalam sebuah unggahan di media sosial pada hari Minggu, menyebutnya sebagai “tidak benar secara faktual dan tidak berdasar.”

“Upaya Jepang untuk memperkuat kemampuan pertahanannya merupakan respons terhadap lingkungan keamanan yang semakin parah dan tidak ditujukan terhadap negara ketiga tertentu,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Senin (16/2/2026).

"Ada negara-negara di komunitas internasional yang telah dengan cepat meningkatkan kemampuan militer mereka dengan cara yang tidak transparan, tetapi Jepang menentang langkah-langkah tersebut dan menjauhkan diri dari mereka," lanjut pernyataan tersebut.

Menurut kementerian itu, Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi juga memperjelas pendiriannya pada sesi lain konferensi di Munich, diikuti oleh protes keras terhadap pihak China melalui jalur diplomatik.

Ketika baru beberapa minggu menjabat, PM Takaichi mengatakan Jepang akan melakukan intervensi militer dalam setiap serangan China terhadap Taiwan.

Beijing mengeklaim pulau demokratis yang memerintah sendiri itu sebagai bagian dari wilayah China dan telah mengancam akan menggunakan kekuatan untuk menguasainya.

Sebelum menjadi PM wanita pertama Jepang pada bulan Oktober, Takaichi dipandang sebagai sosok yang keras terhadap China.

Dia mengatakan pekan lalu bahwa di bawah kepemimpinannya, Jepang—yang menampung sekitar 60.000 personel militer AS—akan memperkuat pertahanannya dan "dengan teguh melindungi" wilayahnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Berita Terkini
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved