Pria AS Ini Dihukum Penjara Seumur Hidup karena Hendak Bunuh Donald Trump

Kamis, 05 Februari 2026 - 14:43 WIB
loading...
Pria AS Ini Dihukum...
Ryan Routh, pria AS yang dihukum penjara seumur hidup atas rencana membunuh Presiden Donald Trump. Foto/Fox News
A A A
PORT PIERCE - Seorang pria Amerika Serikat (AS) yang merencanakan pembunuhan terhadap Presiden Donald Trump di lapangan golfnya di Florida pada September 2024 telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Putusan ini dikeluarkan pengadilan Amerika pada Rabu waktu setempat atau Kamis (5/2/2026) WIB.

Ryan Routh (59) berencana membunuh Trump pada September 2024, dua bulan sebelum Pemilu AS digelar.

Routh dinyatakan bersalah pada bulan September karena mencoba membunuh Trump yang saat itu statusnya sebagai calon presiden AS. Ini merupakan upaya kedua untuk membunuh miliarder dan politisi Partai Republik itu menjelang Pemilu—sebuah pemilihan yang membawanya kembali ke Gedung Putih.

Baca Juga: Inilah Ryan Routh, Tersangka yang Nyaris Bunuh Donald Trump dengan Senapan AK-47

Menurut seorang jurnalis AFP di ruang sidang, Hakim Aileen Cannon menjatuhkan hukuman seumur hidup ditambah tujuh tahun setelah sidang selama 90 menit, dengan mengatakan bahwa hukuman itu untuk melindungi publik dari kejahatan di masa depan oleh Routh.

"Kejahatan ada di dalam diri Anda. Bukan pada orang lain," katanya.

Jaksa Agung AS Pam Bondi memuji hukuman tersebut, menyebut upaya pembunuhan Routh sebagai serangan langsung terhadap seluruh sistem demokrasi AS.

Routh, asal Hawaii, ditangkap pada 15 September 2024 setelah seorang agen Secret Service melihat laras senapan mencuat dari semak-semak di pinggir lapangan golf West Palm Beach, tempat Trump bermain golf menjelang Pemilu November.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved