Pria AS Ini Dihukum Penjara Seumur Hidup karena Hendak Bunuh Donald Trump

Kamis, 05 Februari 2026 - 14:43 WIB
loading...
A A A
Jaksa John Shipley meminta hukuman penjara seumur hidup, dengan alasan bahwa Routh telah merencanakan selama berbulan-bulan untuk melakukan “pembunuhan berdarah dingin” dengan tujuan untuk menggulingkan demokrasi Amerika.

Routh dinyatakan bersalah pada September lalu atas semua dakwaan termasuk percobaan pembunuhan terhadap calon presiden dan penyerangan terhadap petugas federal.

Setelah vonis bersalah dibacakan, Routh mencoba menusuk lehernya sendiri dengan pena, sebelum ditahan oleh petugas keamanan.

Seorang saksi bersaksi selama persidangan bahwa Routh telah mengirimkan sebuah kotak ke kediamannya yang berisi surat tulisan tangan yang berbunyi: “Kepada Dunia. Ini adalah upaya pembunuhan terhadap Donald Trump, tetapi saya sangat menyesal telah gagal.”

Motifnya untuk ingin membunuh Trump tidak jelas.

Serangan yang direncanakan Routh terhadap Trump terjadi dua bulan setelah upaya pembunuhan terhadap politisi Partai Republik di Pennsylvania, di mana tersangka Matthew Crooks yang berusia 20 tahun melepaskan beberapa tembakan selama kampanye, salah satu peluru mengenai telinga kanan Trump.

Serangan tersebut, di mana seorang peserta kampanye tewas, terbukti menjadi titik balik dalam kembalinya Trump ke tampuk kekuasaan. Crooks langsung ditembak dan dibunuh oleh pasukan keamanan dan motifnya tetap tidak diketahui.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Nico Williams Hadiahkan...
Nico Williams Hadiahkan Medali Emas Piala Dunia 2026 untuk Sang Ibunda
Berita Terkini
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved