Banyak Anggota Nunggak Iuran, PBB Bisa Runtuh, Dewan Trump Justru Raih Rp17 Triliun Per Negara
Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:30 WIB
loading...
A
A
A
Namun demikian, Guterres memperingatkan dalam surat tersebut bahwa organisasi tersebut dapat kehabisan uang tunai pada bulan Juli.
Salah satu masalahnya adalah aturan yang sekarang dianggap usang, di mana badan global tersebut harus mengkreditkan kembali ratusan juta dolar dalam bentuk iuran yang belum terpakai kepada negara-negara setiap tahunnya.
“Dengan kata lain, kita terjebak dalam siklus Kafkaesque yang diharapkan akan mengembalikan uang tunai yang sebenarnya tidak ada,” ungkap Guterres dalam surat tersebut.
Hingga Kamis, hanya 36 dari 193 negara anggota PBB yang telah sepenuhnya membayar kontribusi reguler mereka untuk tahun 2026, menurut PBB di situs webnya.
Baca juga: Kremlin Akui Rusia Hentikan Serangan ke Ukraina atas Permintaan Trump
Salah satu masalahnya adalah aturan yang sekarang dianggap usang, di mana badan global tersebut harus mengkreditkan kembali ratusan juta dolar dalam bentuk iuran yang belum terpakai kepada negara-negara setiap tahunnya.
“Dengan kata lain, kita terjebak dalam siklus Kafkaesque yang diharapkan akan mengembalikan uang tunai yang sebenarnya tidak ada,” ungkap Guterres dalam surat tersebut.
Hingga Kamis, hanya 36 dari 193 negara anggota PBB yang telah sepenuhnya membayar kontribusi reguler mereka untuk tahun 2026, menurut PBB di situs webnya.
Baca juga: Kremlin Akui Rusia Hentikan Serangan ke Ukraina atas Permintaan Trump
(sya)
Lihat Juga :