Banyak Anggota Nunggak Iuran, PBB Bisa Runtuh, Dewan Trump Justru Raih Rp17 Triliun Per Negara

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:30 WIB
loading...
Banyak Anggota Nunggak...
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres bertemu Presiden AS Donald Trump. Foto/un
A A A
WASHINGTON - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa menghadapi “keruntuhan keuangan yang akan segera terjadi” di tengah tunggakan iuran tahunan dan masalah lainnya. Peringatan itu muncul dalam surat yang dikirim Guterres kepada semua negara anggota PBB awal pekan ini.

Al Jazeera pada hari Jumat meninjau surat itu yang memperingatkan semua negara anggota PBB bahwa badan global tersebut menghadapi krisis keuangan yang serius. Surat itu mendesak negara-negara anggota untuk menyetujui perombakan aturan keuangan PBB atau menerima “prospek nyata keruntuhan keuangan Organisasi kita” dan menyerukan mereka membayar iuran tahunan mereka.

Ditanya tentang surat itu selama konferensi pers pada Jumat sore, juru bicara PBB mengatakan, “Jika menyangkut pembayaran, sekarang atau tidak sama sekali.”

“Kita tidak memiliki cadangan kas dan likuiditas yang cukup untuk terus berfungsi seperti yang telah kita lakukan di tahun-tahun sebelumnya – dan ini adalah sesuatu yang telah diperingatkan oleh sekretaris jenderal dengan semakin tegas setiap tahunnya,” ujar Farhan Haq kepada wartawan.



Meskipun Guterres tidak menyalahkan negara tertentu atas masalah keuangan PBB, seruannya muncul ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah berupaya memangkas pendanaan Washington untuk lembaga-lembaga multilateral.

Trump, yang pemerintahannya mengumumkan rencana bulan ini untuk menarik diri dari beberapa badan PBB, juga baru-baru ini meluncurkan inisiatif yang disebut "Dewan Perdamaian," yang menurut beberapa ahli bertujuan mengesampingkan PBB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar Dua Masjid di Tepi Barat, Tulis Grafiti 'Balas Dendam'
Iran Ngadu ke Rusia:...
Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!
Rekomendasi
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
HUT ke-15, AMG Komitmen...
HUT ke-15, AMG Komitmen Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern di Indonesia
Kemenham Kecam Tewasnya...
Kemenham Kecam Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali: Dorong Anak Korban Dapat Perlindungan Negara
Berita Terkini
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved