Kremlin Akui Rusia Hentikan Serangan ke Ukraina atas Permintaan Trump

Sabtu, 31 Januari 2026 - 06:28 WIB
loading...
Kremlin Akui Rusia Hentikan...
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Foto/tass
A A A
MOSKOW - Rusia telah setuju menangguhkan sebagian serangan jarak jauh terhadap target Ukraina atas permintaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pengakuan itu diungkap juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Trump sebelumnya mengatakan ia secara pribadi telah meminta Presiden Vladimir Putin untuk menahan diri karena cuaca dingin yang tidak biasa di Ukraina, yang menambah tekanan tambahan pada sistem energi negara tersebut.

Moratorium selama seminggu ini akan berlangsung hingga 1 Februari dan dimaksudkan untuk "menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk negosiasi," kata Peskov kepada wartawan pada hari Jumat.

Ia menolak memberikan rincian tambahan tentang kesepakatan tersebut, termasuk apakah Kiev membuat komitmen timbal balik.

Ukraina telah menargetkan sektor energi Rusia dengan drone kamikaze selama berbulan-bulan, mengklaim kerusakan ekonomi yang ditimbulkan akan melemahkan Rusia dan membuatnya lebih mudah dibujuk dalam perundingan perdamaian.

Militer Rusia mengatakan serangan balasan mereka dimaksudkan untuk menurunkan produksi senjata dan logistik militer Ukraina.

Beberapa kota besar Ukraina, termasuk Kiev, mengalami pemadaman listrik dan pemanas besar-besaran bulan ini, karena penurunan sistem energi bertepatan dengan cuaca dingin yang parah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Berita Terkini
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved