Institut China Sangkal Laporan 'Memberangus Kelahiran' di Xinjiang

Kamis, 17 September 2020 - 03:29 WIB
loading...
A A A
Artikel institut tersebut juga mempertanyakan kesimpulan laporan Zenz, termasuk menyalahkan penurunan tingkat kesuburan kelompok etnis Uigur di Xinjiang pada pengendalian populasi pemerintah. (Baca juga: Dilaporkan Berlakukan Wajib Aborsi untuk Muslim Uighur, AS Kecam China )

Sebaliknya, laporan tersebut mengatakan bahwa tingkat kesuburan perempuan bergantung pada beberapa faktor, termasuk perkembangan sosial dan ekonomi, perawatan medis dan kesehatan, tingkat pendidikan perempuan, dan pelaksanaan kebijakan keluarga berencana. "Studi sepihak Zenz benar-benar membingungkan," sambung artikel tersebut.

Menurut artikel insititut tersebut klaim Zenz juga didukung oleh cerita pribadi yang telah dibantah sebagai klaim palsu. Pihak institut mempertanyakan mengapa cerita yang sama sering digunakan untuk mencemarkan nama baik China.

"'Laporan independen' seperti Adrian Zenz adalah sarana bagi pasukan anti-China di Barat untuk campur tangan dalam urusan dalam negeri China dengan membuat pernyataan palsu atas nama yang disebut para ahli," kata institut tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Sandy Tumiwa Unggah...
Sandy Tumiwa Unggah Foto Bareng Tessa Kaunang, Captionnya Bikin Hebol Lagi
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Roberto Martinez: Tak...
Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Tarik Ronaldo saat Portugal Butuh Gol
Berita Terkini
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved