Demi Greenland, 8 Negara Eropa Melawan Trump

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:21 WIB
loading...
Demi Greenland, 8 Negara...
Demi Greenland, delapan negara Eropa ini melawakukan perlawanan kepada Donald Trump. Foto/X/@IamGracious04
A A A
WASHINGTON - Ancaman Presiden AS Donald Trump untuk memberlakukan tarif baru pada delapan sekutu yang menentang usulan pengambilalihan Greenland telah menuai kecaman dari para pemimpin Eropa.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan langkah itu "sama sekali salah", sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebutnya "tidak dapat diterima".

Komentar tersebut muncul setelah Trump mengumumkan tarif 10% untuk barang-barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia akan berlaku mulai 1 Februari, tetapi kemudian dapat naik menjadi 25% - dan akan berlaku hingga kesepakatan tercapai.

Trump bersikeras bahwa wilayah otonom Denmark itu sangat penting bagi keamanan AS dan tidak mengesampingkan kemungkinan merebutnya dengan kekerasan.

Menyusul ancaman Trump, Uni Eropa mengadakan pertemuan darurat pada pukul 17:00 di Brussels (16:00 GMT) pada hari Minggu. Pertemuan tersebut akan melibatkan duta besar dari 27 negara Uni Eropa, menurut kantor berita Reuters.

Sementara itu, ribuan orang turun ke jalan di Greenland dan Denmark pada hari Sabtu untuk memprotes rencana pengambilalihan AS.



Greenland berpenduduk jarang tetapi kaya akan sumber daya dan lokasinya di antara Amerika Utara dan Arktik menjadikannya tempat yang tepat untuk sistem peringatan dini jika terjadi serangan rudal dan untuk memantau kapal di wilayah tersebut.

Trump sebelumnya mengatakan Washington akan mendapatkan wilayah itu "dengan cara mudah" atau "dengan cara sulit".

Demi Greenland, 8 Negara Eropa Melawan Trump

1. Negara Eropa Bersatu Mendukung Denmarl

Melansir BBC, negara-negara Eropa telah bersatu mendukung Denmark. Mereka berpendapat bahwa keamanan wilayah Arktik harus menjadi tanggung jawab bersama NATO.

Prancis, Jerman, Swedia, Norwegia, Finlandia, Belanda, dan Inggris telah mengirimkan sejumlah kecil pasukan ke Greenland dalam apa yang disebut misi pengintaian.

Mengumumkan tarif baru dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya pada hari Sabtu, Trump mengatakan negara-negara tersebut sedang memainkan "permainan yang sangat berbahaya". Yang dipertaruhkan, katanya, adalah "Keselamatan, Keamanan, dan Kelangsungan Hidup Planet Kita".

Ia mengatakan pungutan 10% yang diusulkan untuk diperkenalkan bulan depan pada barang-barang yang diekspor ke AS akan naik menjadi 25% pada bulan Juni dan tetap "harus dibayarkan sampai tercapai kesepakatan untuk pembelian Greenland secara lengkap dan total".

Baca Juga: Trump Jual Kursi Dewan Perdamaian Gaza Seharga Rp16,9 Triliun

2. Negosiasi Jadi Jalan Kunci

Dalam tanggapannya, Starmer mengatakan: "Menerapkan tarif pada sekutu untuk mengejar keamanan kolektif sekutu NATO sepenuhnya salah. Tentu saja kami akan menindaklanjuti hal ini secara langsung dengan pemerintahan AS."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Balas Dendam, Iran Klaim...
Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain
Rekomendasi
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Berita Terkini
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved