Trump Jual Kursi Dewan Perdamaian Gaza Seharga Rp16,9 Triliun

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:32 WIB
loading...
Trump Jual Kursi Dewan...
Presiden AS Donald Trump ingin negara-negara lain bayar USD1 miliar agar tetap berada di Dewan Perdamaian Gaza. Foto/NDTV
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menginginkan negara-negara lain untuk membayar setidaknya USD1 miliar (Rp`16,9 triliun) agar tetap berada di "Dewan Perdamaian" Gaza setelah batas waktu tiga tahun. Ini terungkap dari teks piagam dewan tersebut yang diperoleh beberapa media.

Awal pekan ini, Gedung Putih secara resmi meluncurkan Fase Dua dari inisiatif perdamaian yang didukung AS untuk Gaza, dan membentuk apa yang disebut "Dewan Perdamaian" untuk mengawasi rekonstruksi wilayah kantong Palestina tersebut.

Piagam yang menguraikan struktur dewan dan ketentuan keanggotaan dilaporkan diedarkan dengan undangan yang dikirim ke puluhan pemimpin dunia, meminta mereka untuk bergabung dengan panel tersebut.

Baca Juga: Trump Tunjuk Tony Blair dan Jared Kushner Duduk di Dewan Perdamaian Gaza

“Setiap Negara Anggota akan menjabat selama tidak lebih dari tiga tahun sejak berlakunya Piagam ini, dan dapat diperpanjang oleh Ketua,” demikian bunyi dokumen tersebut, yang dikutip Times of Israel, Minggu (18/1/2026).

“Masa keanggotaan tiga tahun tidak berlaku untuk Negara Anggota yang menyumbangkan lebih dari USD1.000.000.000 dalam bentuk dana tunai kepada Dewan Perdamaian dalam tahun pertama berlakunya Piagam ini," lanjut dokumen itu.

“Dewan ini akan menjadi satu-satunya, belum pernah ada yang seperti ini!” kata Trump dalam salinan undangan yang dibagikan oleh Presiden Argentina Javier Milei.

Menurut laporan media-media Barat, para pemimpin lain yang diundang untuk bergabung termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, dan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Presiden FIFA Akhirnya...
Presiden FIFA Akhirnya Mengakui Ditelepon Trump terkait Kartu Merah Balogun
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Lebanon Rugi Rp72 Triliun...
Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi
Rekomendasi
Sinopsis Border of Shadow,...
Sinopsis Border of Shadow, Agen Federal Jadi Buronan karena Skandal Pembunuhan
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
10 Negara yang Pernah...
10 Negara yang Pernah Diskors FIFA karena Intervensi Politik: Ada Indonesia hingga Rusia
Berita Terkini
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved