5 Alasan Trump Tidak Menyerang Iran, dari Diplomasi Negara Arab hingga Ditolak Anggota NATO

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:35 WIB
loading...
A A A
Upaya negara-negara Teluk bertujuan untuk "menghindari situasi yang tidak terkendali di kawasan tersebut," kata pejabat Saudi itu.

"Kami memberi tahu Washington bahwa serangan terhadap Iran akan membuka jalan bagi serangkaian dampak buruk yang serius di kawasan itu," tambah pejabat tersebut.

"Itu adalah malam tanpa tidur untuk menjinakkan lebih banyak bom di kawasan itu... komunikasi masih berlangsung untuk mengkonsolidasikan kepercayaan yang telah diperoleh dan semangat baik saat ini."

Pejabat Teluk lainnya mengatakan "pesan yang disampaikan kepada Iran adalah bahwa serangan terhadap fasilitas AS di Teluk akan berdampak pada hubungan dengan negara-negara di kawasan tersebut".

2. Pengunjuk Rasa Iran Tak Akan Digantung

Seorang pria Iran yang ditangkap selama gelombang protes, yang telah diperingatkan oleh LSM dan Washington akan segera dieksekusi, belum dijatuhi hukuman mati dan tidak menghadapi tuduhan yang berisiko hukuman mati, kata kehakiman pada hari Kamis.

Erfan Soltani dipenjara di Karaj, di luar Teheran, setelah penangkapannya dan menghadapi tuduhan propaganda melawan sistem Islam Iran dan bertindak melawan keamanan nasional, kata pihak kehakiman dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah.

Ia "belum dijatuhi hukuman mati" dan jika terbukti bersalah, "hukuman, menurut hukum, akan berupa penjara, karena hukuman mati tidak ada untuk tuduhan semacam itu", tambah pernyataan tersebut.

Baca Juga: Perang Saudara di Iran Digagalkan, 60.000 Senjata yang Dikirim Mossad Disita

3. Ancaman Iran kepada Trump

Di tengah ketegangan yang tetap tinggi di tengah protes di Iran, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melancarkan serangan pedas terhadap Presiden AS Donald Trump, memperingatkan Washington untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu, merujuk pada serangan Amerika terhadap tiga fasilitas nuklir di Iran sebagai bagian dari perang Iran-Israel selama 12 hari pada Juni 2025.

Menanggapi pertanyaan dari pembawa acara Fox News, Bret Baier, tentang apakah ia memiliki pesan untuk Presiden Trump, yang sedang mempertimbangkan beberapa tindakan untuk membantu para demonstran di lapangan, Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, "Pesan saya adalah jangan ulangi kesalahan yang sama yang Anda lakukan pada bulan Juni," kata Menteri Luar Negeri Iran. "Anda tahu, jika Anda mencoba pengalaman yang gagal, Anda akan mendapatkan hasil yang sama."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Perayaan Juara Spanyol...
Perayaan Juara Spanyol Makan Korban, Remaja 13 Tahun Tewas gegara Air Mancur Roboh
Rekomendasi
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved