5 Alasan Trump Tidak Menyerang Iran, dari Diplomasi Negara Arab hingga Ditolak Anggota NATO

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:35 WIB
loading...
5 Alasan Trump Tidak...
AS tidak jadi menyerang Iran karena diplomasi negara Arab. Foto/X
A A A
TEHERAN - Presiden AS Donald Trump belum memerintahkan serangan ke Iran . Sikap tersebut tentunya berbeda dengan retorika yang dimainkan sebelumnya.

Ada apa gerangan?

5 Alasan Trump Tidak Menyerang Iran, dari Diplomasi Negara Arab hingga Ditolak Anggota NATO

1. Arab Saudi, Qatar, dan Oman Meyakinkan Trump untuk Memberi Iran Kesempatan

Melansir Gulf News, Arab Saudi, Qatar, dan Oman memimpin upaya untuk membujuk Presiden AS Donald Trump agar tidak menyerang Iran, karena khawatir akan "dampak buruk yang serius di kawasan itu," kata seorang pejabat senior Saudi.

Trio negara Teluk itu "memimpin upaya diplomatik yang panjang, panik, dan mendesak untuk meyakinkan Presiden Trump agar memberi Iran kesempatan untuk menunjukkan niat baik," kata pejabat itu dengan syarat anonim, menambahkan bahwa dialog terus berlanjut.

Beberapa personel dipindahkan dari pangkalan militer utama AS di Qatar pada hari Rabu, dan staf di misi AS di Arab Saudi dan Kuwait diperingatkan untuk berhati-hati karena kekhawatiran meningkat akan serangan AS atas tindakan keras Iran terhadap para demonstran.

Amerika Serikat telah berulang kali memperingatkan bahwa mereka dapat campur tangan terhadap tindakan keras pemerintah Iran yang mematikan terhadap para demonstran, sementara Teheran mengatakan akan membalas dengan serangan terhadap target militer dan pengiriman AS.

Banyak pangkalan dan aset AS terletak di Teluk.



Namun setelah beberapa ancaman, Trump mengubah haluan, dengan mengatakan bahwa ia telah menerima jaminan dari "sumber-sumber yang sangat penting di pihak lain" bahwa Iran tidak akan mengeksekusi para demonstran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved