Sebut Israel Memiliki Hak untuk Menyerang, Menlu Negara Arab Ini Dikecam Ramai-ramai

Jum'at, 16 Januari 2026 - 09:38 WIB
loading...
A A A
Meskipun demikian, komentar Rajji dimanfaatkan oleh para pejabat dan media Israel, dengan akun resmi Israel berbahasa Arab di X menyajikan pernyataan tersebut sebagai bukti bahwa pemerintah Lebanon telah menerima persyaratan Israel.

Reaksi negatif para pejabat Lebanon juga menyoroti afiliasi politik Rajji. Ditunjuk sebagai menteri luar negeri pada Februari 2025, dia terkait erat dengan Lebanese Forces, sebuah partai yang dipimpin oleh mantan pemimpin milisi Samir Geagea dan telah lama memusuhi Hizbullah.

Lebanese Forces bekerja sama secara militer dengan Israel selama invasi Israel ke Lebanon pada tahun 1982, sebuah sejarah yang terus membentuk persepsi tentang posisi partai tersebut terhadap Israel dan Hizbullah.

Ulama Syiah Ahmad Qabalan mengatakan peran kementerian luar negeri adalah "untuk melindungi Lebanon, bukan untuk melindungi Israel", sementara Gerakan Amal menuntut agar Rajji dimintai pertanggungjawaban di dalam Dewan Menteri.

Lebih dari 300 warga Lebanon, termasuk perempuan dan anak-anak, telah tewas di Lebanon selatan sejak gencatan senjata diberlakukan, yang semakin meningkatkan kemarahan atas pernyataan yang dianggap menormalisasi pelanggaran berkelanjutan Israel terhadap perjanjian tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Iran Bombardir Kompleks...
Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel
Rekomendasi
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved