Sebut Israel Memiliki Hak untuk Menyerang, Menlu Negara Arab Ini Dikecam Ramai-ramai

Jum'at, 16 Januari 2026 - 09:38 WIB
loading...
Sebut Israel Memiliki...
Menlu Lebanon, Youssef Rajji, memicu kecaman publik setelah menyatakan Israel memiliki hak untuk menyerang Lebanon. Foto/Asharq Al-Awsat
A A A
BEIRUT - Menteri Luar Negeri (Menlu) Lebanon, Youssef Rajji, memicu kecaman publik setelah menyatakan bahwa Israel mempertahankan hak untuk menyerang Lebanon berdasarkan ketentuan perjanjian gencatan senjata. Komentarnya dianggap membenarkan agresi Israel dan merusak kedaulatan Lebanon.

Dalam sebuah wawancara dengan Sky News Arabia pada Selasa lalu, Rajji berpendapat: "Selama senjata tidak dibatasi secara permanen, Israel sayangnya berhak untuk melanjutkan serangannya sesuai dengan kesepakatan."

Komentar menteri negara Arab itu dikecam ramai-ramai oleh para pejabat negara sendiri. Rajji dianggap berpihak pada narasi Israel sementara Lebanon masih berada di bawah serangan militer dan pendudukan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Langka, PM Israel Netanyahu Minta Trump Tunda Serangan AS terhadap Iran

Menteri Kesehatan Rakan Nassereddine mengatakan pernyataan Rajji telah melanggar prinsip solidaritas menteri, menekankan bahwa para pejabat pemerintah harus berdiri bersama rakyat Lebanon dan menegaskan kembali bahwa "agresor adalah Israel".

Anggota Parlemen dari faksi Hizbullah, Ali Ammar, melangkah lebih jauh, menuduh Rajji "memberikan hak kepada Israel untuk menyerang Lebanon dan membenarkan semua kejahatannya terhadap rakyat Lebanon.

Ammar menggambarkan komentar Rajji sebagai "kegagalan politik, nasional, dan moral yang sangat besar".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Bunuh Tentara AS, Militer...
Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Rekomendasi
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved