Iran Sudah Sakit-sakitan, AS Justru Menampar dengan Rentetan Sanksi Baru

Jum'at, 16 Januari 2026 - 08:15 WIB
loading...
A A A
Para pejabat Amerika mengatakan Shahr Bank menjalankan operasi serupa melalui HMS Trading FZE yang berbasis di UEA dan Tejarat Hermes Energy Qeshm yang berbasis di Iran, yang didukung oleh sejumlah perusahaan fiktif di Teluk dan Eropa. Beberapa perusahaan tersebut diduga digunakan untuk memindahkan pembayaran puluhan juta dolar untuk pengiriman minyak Iran ke Asia.

Berdasarkan hukum AS, penetapan tersebut berarti bahwa setiap properti atau kepentingan dalam properti dari individu dan entitas yang dikenai sanksi yang berada di bawah yurisdiksi AS dibekukan, dan warga AS pada umumnya dilarang melakukan bisnis dengan mereka. Perusahaan dan bank asing yang terus berurusan dengan pihak-pihak yang terdaftar juga dapat menghadapi sanksi.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Tommy Pigott mengatakan langkah-langkah tersebut dimaksudkan untuk "menolak akses rezim ke jaringan keuangan dan sistem perbankan global sementara mereka terus menindas rakyat Iran."

"Amerika Serikat mendukung rakyat Iran, yang berunjuk rasa untuk hak-hak alami mereka," kata Pigott. "Rezim tersebut terus mendanai aktivitas destabilisasi dan jahat di seluruh dunia, alih-alih berinvestasi dalam kesejahteraan rakyatnya di dalam negeri."

Sanksi tersebut diberlakukan berdasarkan serangkaian perintah eksekutif dan undang-undang AS yang menargetkan pelanggaran hak asasi manusia, kepemimpinan Iran, serta sektor energi dan keuangan, dan selanjutnya menerapkan Memorandum Kepresidenan Keamanan Nasional-2 pemerintahan, bagian dari apa yang digambarkan oleh Departemen Keuangan sebagai kampanye "tekanan ekonomi maksimum."

Para pejabat AS menekankan bahwa tujuan utamanya bukanlah hukuman demi hukuman itu sendiri, tetapi perubahan perilaku. Namun, dengan protes yang masih berlangsung dan Teheran menunjukkan sedikit tanda akan mengalah, tindakan besar-besaran pada hari Kamis menandakan bahwa Washington siap untuk meningkatkan tekanan ekonomi dan diplomatik seiring dengan peristiwa di jalan-jalan Iran.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
Penyebaran Sangat Cepat,...
Penyebaran Sangat Cepat, Wabah Ebola di RD Kongo Catat 3.200 Kasus dan 1.405 Kematian
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
BPDP dan RPN Dorong...
BPDP dan RPN Dorong UMKM Jadi Penggerak Hilirisasi Pangan Berbasis Sawit
Febrie Adriansyah Sarapan...
Febrie Adriansyah Sarapan Bareng Tahanan KPK, Pengacara: Lauknya Telur Ceplok dan Bihun
Berita Terkini
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved