2.003 Demonstran Iran Tewas, Akankah AS Culik Khamenei?

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Dia tidak menjelaskan lebih lanjut apakah perkiraan ini didasarkan pada intelijen atau penilaian lainnya.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menolak kritik Merz, menuduh Berlin menerapkan standar ganda dan mengatakan bahwa ia telah "menghancurkan kredibilitasnya".

Meskipun ada protes nasional dan tekanan eksternal selama bertahun-tahun, belum ada tanda-tanda keretakan dalam elit keamanan Republik Islam yang dapat mengakhiri sistem ulama yang berkuasa sejak Revolusi Islam 1979.

Pihak berwenang Iran telah mencoba mengambil pendekatan ganda terhadap demonstrasi, menyebut protes atas masalah ekonomi sebagai hal yang sah sambil memberlakukan penindakan keamanan yang keras.

"Pemerintah menganggap pasukan keamanan dan para demonstran sebagai anak-anaknya. Sebisa mungkin, kami telah dan akan mencoba mendengarkan suara mereka meskipun beberapa pihak telah mencoba membajak protes tersebut," kata juru bicara pemerintah Fatemeh Mohajerani pada hari Selasa.

Baca Juga: 8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit

Pihak berwenang menuduh AS dan Israel memicu kerusuhan bersama dengan orang-orang tak dikenal yang mereka sebut "teroris" dan yang menurut mereka telah mengambil alih demonstrasi.

Anggota parlemen Mohammadreza Sabaghian, yang mewakili daerah di Yazd, Iran tengah, mengatakan pemerintah perlu menyelesaikan ketidakpuasan rakyat, memperingatkan bahwa jika tidak, "peristiwa yang sama akan terjadi dengan intensitas yang lebih besar".

Demonstrasi dimulai pada 28 Desember karena penurunan nilai mata uang lokal dan telah berkembang menjadi demonstrasi yang lebih luas atas kesulitan ekonomi yang parah dan seruan menantang untuk menjatuhkan rezim ulama.

Sebuah kelompok hak asasi manusia sebelumnya telah mengidentifikasi ratusan orang tewas dan mengatakan bahwa ribuan orang telah ditangkap.

Pembatasan komunikasi termasuk pemadaman internet selama beberapa hari terakhir telah menghambat aliran informasi. Kantor hak asasi manusia PBB mengatakan pada hari Selasa bahwa layanan telepon telah dipulihkan tetapi tautan internet dengan Iran tetap terputus-putus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Berita Terkini
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved