Siapa Reza Pahlavi, Putra Mahkota Iran yang Diasingkan Pendorong Protes Anti-Pemerintah?

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:28 WIB
loading...
A A A
Dia memiliki seorang istri dan tiga anak.

Apakah Dia Memiliki Banyak Dukungan?


Selama hampir lima dekade di pengasingan, di mana dia sebagian besar tinggal di Los Angeles dan Washington DC, Pahlavi telah mengadvokasi referendum dan perubahan tanpa kekerasan di Iran.

Selama demonstrasi massal pada tahun 2009 atas pemilu yang dipersengketakan, dan protes nasional pada tahun 2022 atas kematian Mahsa Amini, seorang wanita muda yang meninggal saat ditahan karena diduga melanggar aturan berpakaian Islami, dia telah mengkritik penguasa Iran dan menyerukan perubahan.

Dengan melakukan hal itu, dia telah mendapatkan dukungan di kalangan diaspora, termasuk di antara warga Iran di AS.

Namun, mencoba mengukur seberapa besar dukungan yang dimiliki Pahlavi di dalam Iran itu sulit.

Pahlavi telah menyuarakan posisinya tentang masa depan Iran melalui video media sosial, sementara saluran berita berbahasa Persia telah menyoroti seruannya untuk protes lebih lanjut.

Beberapa demonstran telah menyuarakan dukungan untuknya dalam video terverifikasi yang beredar di media sosial, dengan beberapa meneriakkan "hidup Shah"—sebuah indikasi bahwa pesan-pesannya mungkin membangkitkan semangat sebagian orang.

Selama demonstrasi di kota-kota Eropa untuk mendukung demonstran Iran, beberapa orang mengangkat gambar Reza Pahlavi.

Yang lain hanya menyerukan perubahan politik besar-besaran, dengan slogan-slogan seperti "turunkan diktator" yang merujuk pada Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang di bawah sistem pemerintahan ulama Iran memiliki keputusan akhir dalam semua urusan negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Berita Terkini
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved