Iran Nyatakan Siap Perang, Tak Gentar dengan Ancaman AS

Selasa, 13 Januari 2026 - 06:53 WIB
loading...
A A A
"Mereka yang mencoba menyeret Washington ke dalam perang untuk melayani kepentingan Israel," ujarnya.

Dalam wawancara tersebut, Araghchi menyinggung jumlah korban tewas yang terus meningkat dalam protes nasional di Iran. Dia mengulangi pernyataan sebelumnya bahwa “unsur-unsur teroris” telah menyusup ke kerumunan demonstran dan menargetkan pasukan keamanan dan demonstran.

Teheran telah menyalahkan AS dan Israel karena memprovokasi kerusuhan di Iran selama dua minggu terakhir.

Lebih dari 100 personel keamanan telah tewas dalam beberapa hari terakhir, menurut laporan media pemerintah Iran, sementara aktivis oposisi mengatakan jumlah korban tewas lebih tinggi, termasuk ratusan demonstran.

Angka-angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen, terlebih arus informasi dari Iran terhambat oleh pemadaman internet sejak Kamis lalu.

Araghchi mengatakan pada hari Senin bahwa layanan internet akan dilanjutkan kembali berkoordinasi dengan dinas keamanan. Kelompok pemantau internet NetBlocks mengatakan pada pukul 16.29 GMT pada hari Senin bahwa Iran telah offline selama 96 jam.

Araghchi mengatakan bahwa komunikasinya dengan Utusan Khusus AS Steve Witkoff telah berlanjut sebelum dan sesudah protes telah berlangsung. Menurutnya, bahwa ide-ide yang telah dibahas dengan Washington sedang dipelajari di Teheran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved