Iran Nyatakan Siap Perang, Tak Gentar dengan Ancaman AS

Selasa, 13 Januari 2026 - 06:53 WIB
loading...
Iran Nyatakan Siap Perang,...
Iran menyatakan siap berperang jika AS ingin menguji opsi militernya. Teheran tak gentar dengan ancaman tindakan militer Washington. Foto/via Business Today
A A A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa negaranya siap berperang jika Washington ingin menguji opsi militernya.

Teheran tidak gentar meski Presiden Amerika Donald Trump telah mengancam akan mengambil tindakan militer sebagai respons atas tindakan keras Iran terhadap protes anti-pemerintah.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera Arabic pada hari Senin (12/1/2026), Araghchi mengatakan saluran komunikasi dengan AS tetap terbuka di tengah gejolak yang sedang berlangsung, tetapi menekankan bahwa negaranya "siap untuk semua opsi".

Baca Juga: AS Ancam Serang Iran Jilid 2, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Keduanya

Dia mengeklaim bahwa Iran sekarang memiliki "kesiapan militer yang besar dan luas" dibandingkan dengan perang 12 hari pada Juni tahun lalu.

Komentarnya menyusul pernyataan Trump pada hari Minggu, di tengah protes nasional di Iran yang dipicu oleh kesulitan ekonomi yang telah meningkat menjadi seruan yang lebih luas untuk perubahan sistemik. Presiden AS itu mengatakan dia sedang mempertimbangkan "opsi kuat" untuk Iran atas tindakan keras kepemimpinannya terhadap protes, termasuk potensi tindakan militer.

Trump, yang baru-baru ini memerintahkan penculikan Presiden Venezuela sayap kiri Nicolas Maduro dalam intervensi pasukan khusus Delta Force AS, mengatakan bahwa pertemuan sedang diatur dengan Teheran untuk bernegosiasi tentang program nuklirnya. "Tetapi kita mungkin harus bertindak karena apa yang terjadi sebelum pertemuan," kata Trump.

“Jika Washington ingin menguji opsi militer yang telah diuji sebelumnya, kami siap untuk itu,” kata Araghchi, menambahkan bahwa dia berharap AS akan memilih “opsi bijak” dialog.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Duh, AS-Iran Saling...
Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved