109 Polisi Iran Tewas, Rezim Khamenei Tuding Demonstran Bakar Orang

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:32 WIB
loading...
109 Polisi Iran Tewas,...
Rezim Ayatollah Ali Khamenei tuding demonstran bakar orang. Foto/Iran International
A A A
TEHERAN - Media pemerintah Iran mengatakan ratusan anggota pasukan keamanan telah tewas selama protes terhadap krisis ekonomi. Sementara ketua parlemen memperingatkan Amerika Serikat dan Israel tentang serangan balasan jika Washington menyerang negara itu.

Televisi pemerintah mengatakan pada hari Minggu bahwa 30 anggota polisi dan pasukan keamanan tewas di provinsi Isfahan dan enam lainnya di Kermanshah di Iran barat dalam kerusuhan terbaru. Sedangkan kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan pada hari Minggu bahwa 109 personel keamanan telah tewas dalam protes di seluruh negeri.

Sementara itu, Bulan Sabit Merah Iran mengatakan seorang anggota staf meninggal selama serangan terhadap salah satu gedung bantuan mereka di Gorgan, ibu kota provinsi Golestan.

Media pemerintah juga melaporkan bahwa sebuah masjid dibakar di Mashhad di Iran timur pada Sabtu malam.

Angka korban jiwa dilaporkan ketika otoritas Iran meningkatkan upaya untuk meredam protes terbesar di negara itu dalam beberapa tahun terakhir, yang telah menyebabkan ribuan orang turun ke jalan karena marah atas melonjaknya biaya hidup dan inflasi.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan "kerusuhan" secara bertahap mereda sementara jaksa agung telah memperingatkan bahwa mereka yang terlibat dalam kerusuhan dapat menghadapi hukuman mati.

BacaJuga: 2.500 Demonstran Ditangkap, Kerusuhan di Iran Terus Meluas

Pada hari Sabtu, Ali Larijani, seorang pejabat keamanan tinggi, menuduh beberapa demonstran "membunuh orang atau membakar beberapa orang, yang sangat mirip dengan apa yang dilakukan ISIS", merujuk pada kelompok bersenjata ISIL.

Hassan Ahmadian, seorang akademisi di Universitas Teheran, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa demonstrasi yang dimulai dua minggu lalu berubah menjadi kekerasan pada hari Kamis, menyebutnya sebagai "salah satu hari paling menakutkan di Iran, termasuk di Teheran".

“Dalam dua hari terakhir, kita melihat berkurangnya peristiwa-peristiwa tersebut karena tentu saja ada bentrokan dan konfrontasi dengan mereka yang menggunakan kekerasan,” katanya.

“Orang-orang juga mulai menjauhi kegiatan-kegiatan kekerasan semacam itu,” tambah akademisi tersebut.

“Mayoritas warga Iran tidak senang dengan kondisi ekonomi di Iran, tetapi mayoritas dari mereka juga tidak senang dengan kekerasan,” kata Ahmadian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Ajak Kader Contoh Kegigihan Timnas Norwegia
Berita Terkini
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved