109 Polisi Iran Tewas, Rezim Khamenei Tuding Demonstran Bakar Orang

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:32 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah membahas rencana ekonomi dan “tuntutan rakyat” dalam sebuah wawancara pada hari Minggu, menurut televisi pemerintah.

Pezeshkian mengatakan dalam wawancara tersebut bahwa Amerika Serikat dan Israel ingin “menabur kekacauan dan ketidaktertiban” di Iran dengan memerintahkan “kerusuhan”, dan menyerukan kepada warga Iran untuk menjauhkan diri dari “perusuh dan teroris”.

Berbicara di parlemen pada hari Minggu setelah ancaman serangan militer oleh Presiden AS Donald Trump jika otoritas Iran membunuh para demonstran, Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf memperingatkan AS agar tidak melakukan "kesalahan perhitungan".

“Mari kita perjelas: Jika terjadi serangan terhadap Iran, wilayah pendudukan [Israel] serta semua pangkalan dan kapal AS akan menjadi target sah kami,” kata Qalibaf, mantan komandan di Korps Garda Revolusi Islam.

Iran menghadapi perang 12 hari dengan Israel dan AS tahun lalu setelah Israel tiba-tiba menyerang pada bulan Juni. Fasilitas nuklir negara itu dibom oleh AS selama konflik tersebut. Ratusan warga sipil, komandan militer, dan ilmuwan tewas dalam serangan Israel. Iran membalas dengan ratusan rudal balistik terhadap kota-kota Israel. Korban tewas di Israel adalah 28 orang.



Demonstrasi anti-pemerintah terbesar dalam beberapa tahun terakhir dipicu oleh krisis ekonomi yang disebabkan oleh krisis ekonomi Barat yang melumpuhkan.

Demonstrasi yang dimulai pada akhir Desember ini merupakan yang terbesar di Iran sejak gerakan protes tahun 2022-2023 yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini dalam tahanan, yang ditangkap karena diduga melanggar aturan berpakaian ketat untuk perempuan di negara tersebut.

Melaporkan dari Teheran, Tohid Asadi dari Al Jazeera mengatakan bahwa pernyataan Qalibaf merupakan "tingkat eskalasi baru, setidaknya secara retorika".

Beberapa anggota parlemen dilaporkan menyerbu podium di parlemen, berteriak: "Matilah Amerika!"

Asadi mengatakan bahwa pihak berwenang "berusaha menarik garis antara demonstran dan apa yang mereka sebut perusuh, atau apa yang disebut oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sebagai sabotase".

"Mereka mengatakan bahwa mereka memahami situasi dan kompleksitas yang terkait dengan kesulitan ekonomi yang dihadapi masyarakat," katanya, menambahkan bahwa Qalibaf mengakui hak masyarakat untuk berpartisipasi dalam protes dalam pernyataannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
ARMY Syok! Harga Hotel...
ARMY Syok! Harga Hotel di Busan Naik hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved