2.500 Demonstran Ditangkap, Kerusuhan di Iran Terus Meluas

Minggu, 11 Januari 2026 - 16:02 WIB
loading...
2.500 Demonstran Ditangkap,...
Ribuan demonstran ditangkap saat berunjuk rasa menentang pemerintah. Foto/Iran International
A A A
TEHERAN - Para pengunjuk rasa di Iran menentang penindakan keras pemerintah yang mematikan pada Sabtu malam, turun ke jalan meskipun ada laporan yang menunjukkan ratusan orang telah tewas atau terluka oleh pasukan keamanan dalam tiga hari terakhir. Sedangkan lebih dari 2.500 orang ditangkap aparat keamanan.

Video terverifikasi dan laporan saksi mata yang dilihat oleh BBC tampaknya menunjukkan pemerintah meningkatkan responsnya, karena terus melakukan pemadaman internet.

Jaksa Agung Iran, Mohammad Movahedi Azad, mengatakan pada hari Sabtu bahwa siapa pun yang melakukan protes akan dianggap sebagai "musuh Tuhan" - pelanggaran yang dapat dihukum mati.

Menurut sebuah kelompok hak asasi manusia, lebih dari 2.500 orang telah ditangkap sejak protes dimulai pada 28 Desember.

Protes tersebut dipicu oleh inflasi yang melonjak, dan telah menyebar ke lebih dari 100 kota dan desa di setiap provinsi di Iran. Kini para demonstran menyerukan diakhirinya pemerintahan ulama di bawah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Baca Juga: Antisipasi Invasi AS dan Israel, Militer Iran Siaga Penuh

Khamenei menepis para demonstran sebagai "sekelompok perusak" yang berusaha "menyenangkan" Presiden AS Donald Trump.

Trump mengancam akan menyerang Iran "dengan sangat keras" jika mereka "mulai membunuh orang".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Tekor! Bandara Israel...
Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang
Rekomendasi
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
Berita Terkini
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved