5 Alasan Iran Tuding AS dan Israel Jadi Dalang Kerusuhan

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:30 WIB
loading...
5 Alasan Iran Tuding...
Iran tuding AS dan Israel jadi dalang kerusuhan. Foto/X/@iroonhome
A A A
TEHERAN - Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) mengatakan kerusuhan baru-baru ini direncanakan dan diarahkan oleh Israel dan Amerika Serikat sebagai bagian dari kampanye berkelanjutan untuk mendorong negara itu ke dalam ketidakamanan.

5 Alasan Iran Tuding AS dan Israel Jadi Dalang Kerusuhan

1. Israel Melaksanakan Perang Hibrida

Dalam pernyataan Jumat, dewan tersebut mengatakan bahwa bahkan setelah perang 12 hari pada bulan Juni, Israel terus melakukan "penindasan terhadap warga Iran" melalui "perang hibrida," mengubah taktik tetapi tidak meninggalkan permusuhannya terhadap bangsa Iran yang teguh.

SNSC mengatakan insiden terbaru, meskipun awalnya dipicu oleh protes atas ketidakstabilan pasar, "ditarik ke dalam situasi ketidakamanan melalui arahan dan rancangan Israel."

Baca Juga: 10 Operasi CIA Penggulingan Pemerintahan di Amerika Latin, Ada Juga yang Gagal

2. Donald Trump Terus Memprovokasi

Ditambahkan pula bahwa pernyataan Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menunjukkan adanya “rencana bersama antara kedua rezim ini untuk membuat kehidupan bangsa Iran tidak aman.”

Melansir Press TV, para pejabat Iran telah berulang kali menekankan perbedaan antara protes damai dan kekerasan. Dewan tersebut mengatakan bahwa “jelas” bahwa mereka yang benar-benar memprotes kondisi ekonomi tidak akan memperburuk situasi dengan menimbulkan kerusakan ekonomi lebih lanjut atau menambah ketidakamanan di samping kesulitan yang sudah ada.

Merujuk pada tindakan seperti pembakaran bendera Iran dan serangan terhadap patung Jenderal Qassem Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds IRGC, pernyataan tersebut mengatakan, “Tidak ada orang terhormat yang membiarkan simbol nasional seperti bendera dihina, apalagi dibakar.” Ditambahkan pula bahwa “tidak ada warga Iran yang bermartabat yang akan membiarkan penghinaan terhadap patung simbol perlawanan nasional, Haj Qassem Soleimani, apalagi membakarnya.”

3. Zionis Melakukan Sabotase

Dewan Keamanan Nasional Iran (SNSC) mengatakan bahwa bangsa Iran telah menunjukkan kekuatannya selama perang 12 hari, ketika “solidaritas nasional memaksa musuh mengalami kekalahan strategis,” dan menambahkan bahwa persatuan yang sama sekarang akan “membuat taktik sabotase mereka tidak efektif.”

Dewan tersebut mengatakan bahwa kehadiran pasukan keamanan dan penegak hukum bertujuan untuk mencegah kekacauan dan memastikan keselamatan publik, menekankan bahwa pasukan ini berdiri “di samping bangsa yang bangga dan tangguh” untuk menetralisir rencana destabilisasi Israel dan “ayah baptisnya, Amerika Serikat.”

Dewan tersebut memperingatkan bahwa pasukan keamanan dan peradilan “tidak akan menunjukkan kelonggaran sama sekali terhadap para penyabot.”

4. Adanya Tentara Bayaran Beraksi di Balik Kerusuhan

Pernyataan tersebut menggemakan pernyataan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, yang mengatakan bahwa Republik Islam “tidak akan mundur melawan para perusak” dan tidak akan mentolerir mereka yang bertindak sebagai tentara bayaran asing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Detik-Detik Truk yang...
Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!
Rekomendasi
Citi Indonesia Perkuat...
Citi Indonesia Perkuat Jaringan Global Dorong Pertumbuhan Bisnis
Ubedilah Badrun: Kritik...
Ubedilah Badrun: Kritik Rocky Gerung pada Tiyo Ardianto Itu Keliru
Tertarik Menjadi Guru?...
Tertarik Menjadi Guru? Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Seleksi PPG 2026
Berita Terkini
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved