5 Alasan Iran Tuding AS dan Israel Jadi Dalang Kerusuhan
Minggu, 11 Januari 2026 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga mendesak persatuan pada hari Jumat, dengan mengatakan “bangsa yang bersatu mengatasi musuh mana pun,” dan menolak klaim AS yang mendukung rakyat Iran.
Kerusuhan telah berlanjut selama beberapa hari, dengan para pejabat mengatakan bahwa para perusuh memanfaatkan kekhawatiran publik atas meningkatnya biaya hidup dan depresiasi tajam rial untuk memicu kekerasan.
Otoritas Iran telah mengakui legitimasi keluhan ekonomi yang damai dan berjanji untuk mengatasinya, sambil menyalahkan sanksi unilateral AS—yang menargetkan bank sentral Iran dan ekspor minyak—sebagai penyebab sebagian besar tekanan ekonomi.
Para pejabat Iran mengatakan tindakan kekerasan telah secara terbuka didorong oleh tokoh-tokoh Amerika dan Israel, termasuk peringatan berulang Trump bahwa Washington dapat menyerang Iran jika apa yang disebutnya sebagai "pengunjuk rasa damai" dilukai, dan pernyataan mantan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo yang menyinggung keterlibatan Mossad dan rencana separatis.
Kerusuhan telah berlanjut selama beberapa hari, dengan para pejabat mengatakan bahwa para perusuh memanfaatkan kekhawatiran publik atas meningkatnya biaya hidup dan depresiasi tajam rial untuk memicu kekerasan.
Otoritas Iran telah mengakui legitimasi keluhan ekonomi yang damai dan berjanji untuk mengatasinya, sambil menyalahkan sanksi unilateral AS—yang menargetkan bank sentral Iran dan ekspor minyak—sebagai penyebab sebagian besar tekanan ekonomi.
5. Sel Teror Bersenjata Ikut Beraksi
Otoritas keamanan dan peradilan mengatakan mereka telah membongkar beberapa sel teror bersenjata dan menangkap para pelaku yang terkait dengan asing di tengah kerusuhan, yang telah merenggut nyawa beberapa petugas penegak hukum.Para pejabat Iran mengatakan tindakan kekerasan telah secara terbuka didorong oleh tokoh-tokoh Amerika dan Israel, termasuk peringatan berulang Trump bahwa Washington dapat menyerang Iran jika apa yang disebutnya sebagai "pengunjuk rasa damai" dilukai, dan pernyataan mantan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo yang menyinggung keterlibatan Mossad dan rencana separatis.
(ahm)
Lihat Juga :