Benih Misterius dari China Masuk Texas, AS Peringatkan Ancaman Pertanian

Jum'at, 09 Januari 2026 - 09:28 WIB
loading...
A A A
Fenomena ini mengingatkan pada insiden nasional serupa yang pertama kali muncul pada 2020, sekaligus menegaskan risiko berkelanjutan dari pengiriman benih asing tanpa izin, termasuk praktik brushing scam.

Dalam modus ini, penjual mengirim barang murah tanpa diminta kepada orang acak untuk kemudian memalsukan ulasan daring demi mendongkrak penjualan. Namun, terlepas dari motifnya, benih misterius berpotensi membawa spesies invasif dan ancaman serius bagi sektor pertanian.

TDA menyatakan tengah bekerja sama erat dengan mitra federal untuk mengumpulkan, menguji, dan memusnahkan seluruh paket benih tak diminta secara aman guna melindungi pertanian, peternakan, kebun, serta ekosistem alami Texas.

“Entah ini bagian dari penipuan berkelanjutan atau sesuatu yang lebih berbahaya, kami bertekad melindungi warga Texas,” ujar Miller. “Benih tak diminta yang masuk ke negara ini merupakan risiko bagi pertanian Amerika, lingkungan, dan keselamatan publik.”

TDA mengimbau warga yang menerima paket semacam itu agar tidak membuka isinya, tetap menyimpannya dalam kemasan asli, dan segera menghubungi Texas Department of Agriculture melalui nomor 1-(800) TELL-TDA untuk mendapatkan panduan penanganan dan pengambilan yang aman.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved