Benih Misterius dari China Masuk Texas, AS Peringatkan Ancaman Pertanian

Jum'at, 09 Januari 2026 - 09:28 WIB
loading...
Benih Misterius dari...
Paket benih misterius dari China masuk Texas, pemerintah AS peringatkan ancaman pertanian. Foto/Texas Agriculture
A A A
JAKARTA - Komisaris Pertanian Texas Sid Miller bersama Texas Department of Agriculture (TDA) mengimbau warga Texas untuk tetap waspada terhadap kiriman paket berisi benih tak dikenal yang terus berdatangan ke rumah-rumah warga.

Sejak Februari 2025, TDA telah mengumpulkan kiriman benih di 109 lokasi di seluruh Texas dengan total 1.101 paket benih tak diminta. Meski tampak kecil, paket-paket tersebut dinilai sebagai ancaman serius dan berkelanjutan terhadap keamanan hayati pertanian Amerika Serikat (AS).

“Sekilas mungkin terlihat sepele, tetapi ini persoalan serius,” kata Miller, dikutip dari Texas Border Business, Jumat (9/1/2026).

Baca Juga: Jamur Berbahaya dari China Picu Alarm Terorisme Pertanian di AS

Dia menegaskan potensi masuknya spesies invasif melalui benih tersebut dapat menimbulkan risiko nyata bagi keluarga Texas dan industri pertanian. Karena itu, warga diminta segera melaporkan setiap paket serupa agar dapat dikumpulkan dan dimusnahkan dengan aman.

Berasal dari Luar Negeri, Menyebar Secara Nasional


TDA pertama kali mengetahui kasus ini pada awal Februari ketika seorang warga di Clute, Texas, menerima paket dari China yang berisi benih tak dikenal serta cairan misterius. Menyusul temuan itu, TDA segera mengeluarkan peringatan agar warga berhati-hati terhadap paket dengan asal-usul tidak jelas.

Belakangan diketahui, kemunculan benih misterius ini tidak hanya terjadi di Texas. Sepanjang 2025, kasus serupa dilaporkan di berbagai negara bagian lain, termasuk Ohio, New Mexico, dan Alabama. Pengumpulan paket benih tak diminta terakhir di Texas dilakukan pada 29 Desember 2025.

Fenomena ini mengingatkan pada insiden nasional serupa yang pertama kali muncul pada 2020, sekaligus menegaskan risiko berkelanjutan dari pengiriman benih asing tanpa izin, termasuk praktik brushing scam.

Dalam modus ini, penjual mengirim barang murah tanpa diminta kepada orang acak untuk kemudian memalsukan ulasan daring demi mendongkrak penjualan. Namun, terlepas dari motifnya, benih misterius berpotensi membawa spesies invasif dan ancaman serius bagi sektor pertanian.

TDA menyatakan tengah bekerja sama erat dengan mitra federal untuk mengumpulkan, menguji, dan memusnahkan seluruh paket benih tak diminta secara aman guna melindungi pertanian, peternakan, kebun, serta ekosistem alami Texas.

“Entah ini bagian dari penipuan berkelanjutan atau sesuatu yang lebih berbahaya, kami bertekad melindungi warga Texas,” ujar Miller. “Benih tak diminta yang masuk ke negara ini merupakan risiko bagi pertanian Amerika, lingkungan, dan keselamatan publik.”

TDA mengimbau warga yang menerima paket semacam itu agar tidak membuka isinya, tetap menyimpannya dalam kemasan asli, dan segera menghubungi Texas Department of Agriculture melalui nomor 1-(800) TELL-TDA untuk mendapatkan panduan penanganan dan pengambilan yang aman.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Profil Cape Verde, Negara...
Profil Cape Verde, Negara Berpenduduk 550.000 Jiwa yang Bikin Repot Juara Piala Dunia 2010
Rekomendasi
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved