Orang-orang Pro-Rusia Iri Lihat Operasi Militer Kilat AS di Venezuela

Selasa, 06 Januari 2026 - 08:20 WIB
loading...
A A A
Margarita Simonyan, bos media pemerintah Rusia; RT, juga memberikan komentarnya di Telegram, mengatakan Moskow punya alasan untuk “iri”.

Selama lebih dari dua dekade, Venezuela berupaya membina jaringan sekutu anti-Amerika—dari Rusia dan China hingga Kuba dan Iran—dengan harapan dapat membantu membentuk poros baru yang mampu melawan Washington.

Namun, meskipun Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov berjanji mendukung rezim Maduro pada akhir Desember lalu, hanya sedikit analis serius yang memperkirakan Moskow akan datang menyelamatkannya dengan cara yang berarti.

Terjebak di Ukraina, Rusia, selama setahun terakhir, telah menyaksikan sekutu-sekutu utamanya lainnya jatuh dari kekuasaan atau melemah tajam—dari Bashar al-Assad di Suriah hingga Iran yang semakin melemah—yang menunjukkan keterbatasan jangkauan Kremlin.

“Bagi Rusia, situasinya sangat tidak nyaman,” kata Fyodor Lukyanov, seorang ahli kebijakan luar negeri yang memberi nasihat kepada Kremlin.

“Venezuela adalah mitra dekat dan sekutu ideologis, dan Maduro dan Putin memiliki hubungan yang sudah lama, sehingga Moskow tidak punya pilihan selain menyatakan kemarahan atas tindakan AS. Namun, memberikan bantuan nyata kepada negara yang begitu jauh, dan beroperasi dalam realitas geopolitik yang sangat berbeda, sama sekali tidak mungkin—karena alasan teknis dan logistik," jelasnya.

Ada juga perhitungan yang lebih praktis.

Prioritas Putin, menurut para analis, adalah Ukraina—dan menjaga hubungan baik dengan Trump di bidang itu jauh lebih penting daripada nasib Caracas. Terlepas dari janji Moskow untuk membela Maduro, Kremlin tidak ingin mengambil risiko membuat Trump marah atas masalah yang jauh lebih penting.

“Putin dan Trump saat ini fokus pada masalah yang jauh lebih penting bagi Moskow: Ukraina. Dan terlepas dari semua simpati Kremlin terhadap Caracas, kecil kemungkinan mereka akan mengacaukan permainan strategis yang jauh lebih besar dengan mitra penting atas apa yang mereka anggap sebagai masalah sekunder,” kata Lukyanov.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
PM Jepang Takaichi:...
PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!
Rekomendasi
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved