Orang-orang Pro-Rusia Iri Lihat Operasi Militer Kilat AS di Venezuela

Selasa, 06 Januari 2026 - 08:20 WIB
loading...
A A A
Namun demikian, hilangnya Venezuela dari Rusia membawa beberapa biaya nyata bagi Moskow. Jika pemerintahan yang bersahabat dengan AS muncul di Caracas, spesialis militer dan pertahanan Amerika dapat memperoleh akses ke sebagian besar persenjataan angkatan bersenjata Venezuela, termasuk sistem canggih buatan Rusia yang dipasok selama dekade terakhir.

Sistem tersebut termasuk sistem pertahanan udara S-300VM yang dikirim pada tahun 2013, serta sejumlah sistem Pantsir dan Buk-M2 yang tidak diungkapkan jumlahnya yang ditransfer pada akhir tahun 2025.

Rusia telah memberikan pinjaman miliaran dolar kepada Venezuela, yang sebagian besar kemungkinannya tidak akan pernah dapat dipulihkan.

Namun, kekhawatiran yang lebih mendesak bagi Moskow adalah minyak: akses AS ke cadangan minyak Venezuela yang sangat besar dapat menekan harga global, mengancam salah satu sumber pendapatan terpenting Rusia.

“Jika ‘mitra’ Amerika kita mendapatkan akses ke ladang minyak Venezuela, lebih dari setengah cadangan minyak dunia akan berada di bawah kendali mereka,” tulis Oleg Deripaska, seorang industrialis miliarder Rusia yang berpengaruh, di Telegram.

“Dan tampaknya rencana mereka adalah untuk memastikan bahwa harga minyak kita tidak naik di atas USD50 per barel.”

Namun, beberapa orang di Moskow melihat ruang untuk optimisme yang suram. Penculikan Maduro oleh Trump, menurut mereka, dapat memberikan pukulan terakhir terhadap tatanan internasional berbasis aturan dan mengantarkan dunia yang lebih mirip abad ke-19—dunia di mana kekuasaan, bukan hukum, membentuk hasil dan dunia terbagi menjadi lingkup pengaruh yang saling bersaing, sebuah model yang telah lama didukung oleh Rusia.

“Tim Trump tangguh dan sinis dalam memajukan kepentingan negaranya,” tulis Dmitry Medvedev, mantan presiden Rusia dan salah satu tokoh garis keras Kremlin, dengan nada setuju.

“Penggulingan Maduro tidak ada hubungannya dengan narkoba—hanya minyak, dan mereka secara terbuka mengakui hal ini. Hukum yang terkuat jelas lebih ampuh daripada keadilan biasa.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka
Rekomendasi
Ole Romeny Bawa Timnas...
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Unggul Cepat atas Mozambik
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Susunan Pemain Timnas...
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik: Marselino dan Ole Romeny Ujung Tombak
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved