AS Serang Venezuela dan Culik Maduro, Ini Hukum Internasional yang Dilanggar

Minggu, 04 Januari 2026 - 06:22 WIB
loading...
A A A

Preseden Apa yang Dapat Ditimbulkan Secara Global?


Jika AS tidak menghadapi konsekuensi apa pun atas invasi ke Venezuela, para ahli percaya hal itu dapat mendorong negara-negara lain untuk melakukan operasi yang mungkin melanggar hukum internasional.

“Konsekuensi yang paling jelas adalah bahwa China akan mengambil kesempatan untuk menyerang Taiwan,” kata Robertson.

“Ini adalah waktu yang paling tepat untuk melakukannya, didukung oleh preseden invasi Trump ke Venezuela dan tentu saja sikap lunaknya terhadap Rusia dalam invasi ke Ukraina. Bahkan, saya akan mengatakan bahwa invasi Trump ke Venezuela adalah kejahatan agresi, kejahatan yang sama yang dilakukan Putin dengan menyerang Ukraina," paparnya.

Domínguez-Redondo menambahkan bahwa hal itu dapat semakin melemahkan Dewan Keamanan PBB. “Dewan Keamanan adalah mekanisme pencegahan perang dunia ketiga,” katanya.

“Ini telah sepenuhnya dibongkar, terutama oleh AS, tetapi juga oleh Inggris ketika mereka berperang tanpa otorisasi di Irak. Dewan Keamanan telah terkikis.”

Di Mana Posisi Sekutu AS setelah Serangan Trump?


Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan dia ingin berbicara dengan Trump dan sekutu lainnya untuk menetapkan fakta-fakta operasi militer AS terhadap Venezuela, tetapi menekankan bahwa Inggris tidak terlibat dalam invasi tersebut.

"Kita semua harus menjunjung tinggi hukum internasional," katanya.

Negara-negara anggota NATO lainnya juga akan mengamati dengan cermat bagaimana peristiwa tersebut berlangsung.

“Inggris, sebagai penjaga prinsip-prinsip Nuremberg, memiliki kewajiban untuk mengutuk Amerika Serikat atas pelanggaran hukum internasional ini,” kata Robertson. “Saya akan mengatakan bahwa para pemimpin yang memulai perang bertanggung jawab atas kematian dan kehancuran yang terjadi setelahnya."

“Ada tanggung jawab pada Keir Starmer—yang sejauh ini bersikap jujur, dan memang seharusnya tidak berkomentar ketika fakta-fakta belum sepenuhnya diketahui—tetapi kemungkinan besar kewajiban ini akan beralih kepadanya, untuk membela prinsip-prinsip Nuremberg, mengutuk Trump atas pelanggarannya dengan melakukan kejahatan agresi dan memimpin dunia bebas dalam upaya untuk mengurangi konsekuensinya," imbuh dia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Jarwo Kwat Kenang Temon:...
Jarwo Kwat Kenang Temon: Pelawak yang Tak Pernah Marah dan Selalu Menghibur
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Datang Melayat, Bedu...
Datang Melayat, Bedu Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Temon
Berita Terkini
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved