AS Serang Venezuela dan Culik Maduro, Ini Hukum Internasional yang Dilanggar

Minggu, 04 Januari 2026 - 06:22 WIB
loading...
A A A
Susan Breau, seorang profesor hukum internasional dan peneliti senior di Institut Studi Hukum Lanjutan, setuju bahwa serangan itu hanya dapat dianggap sah jika AS memiliki resolusi dari Dewan Keamanan PBB atau bertindak untuk membela diri.

“Tidak ada bukti sama sekali di kedua sisi tersebut,” kata Breau.

Bagaimana AS Kemungkinan Akan Membela Tindakannya?


AS mungkin akan mencoba berargumen bahwa mereka menyerang Venezuela untuk membela diri, untuk melawan ancaman yang diduga berasal dari “organisasi teroris narkoba” yang dituduhkan dipimpin oleh Maduro. Baik piagam PBB maupun hukum domestik AS sendiri memberikan ketentuan untuk penggunaan kekuatan militer dalam membela diri.

Namun, Robertson mengatakan: “Tidak ada cara yang masuk akal bagi Amerika untuk mengeklaim, meskipun tidak diragukan lagi akan mengeklaim, bahwa tindakan itu dilakukan untuk membela diri. Jika Anda akan menggunakan pembelaan diri, Anda harus memiliki keyakinan yang nyata dan jujur bahwa Anda akan diserang dengan kekerasan. Tidak ada yang menyarankan bahwa tentara Venezuela akan menyerang Amerika Serikat...Gagasan bahwa [Maduro] adalah semacam bos narkoba tidak dapat mengalahkan aturan bahwa invasi demi perubahan rezim adalah melanggar hukum.”

“Anda harus membuktikan bahwa para pengedar narkoba itu mengancam kedaulatan Amerika Serikat,” imbuh Breau.

“Amerika Serikat akan berargumen dengan keras bahwa perdagangan narkoba adalah momok dan telah membunuh banyak orang, dan saya setuju. Tetapi banyak ahli hukum internasional telah meneliti hal ini dan bahkan tidak ada bukti yang jelas bahwa para pedagang narkoba itu berasal dari Venezuela, apalagi bahwa mereka diperintah oleh Maduro dalam arti apa pun.”

Sanksi Apa yang Mungkin Dihadapi AS atas Tindakannya?


Dewan Keamanan PBB dapat menjatuhkan sanksi kepada negara-negara dalam upaya menjaga perdamaian. Ini dapat mencakup pembatasan perdagangan, embargo senjata, dan larangan perjalanan. Namun, lima anggota tetap dewan—AS, China, Rusia, Inggris, dan Prancis—memiliki hak veto atas hal ini, yang berarti tindakan apa pun yang diambil terhadap AS kemungkinan besar tidak akan berlaku.

“Sanksi harus dijatuhkan oleh Dewan Keamanan dan Amerika adalah anggota yang memiliki hak veto,” kata Robertson. “Ini penting, karena menunjukkan bahwa Dewan Keamanan adalah badan yang tidak berharga. Sebuah negara yang melanggar hukum internasional dapat menghindari kecaman hanya dengan memvetonya… satu-satunya badan yang dapat bertindak akan dihancurkan oleh veto Amerika.”

Domínguez-Redondo menggambarkan situasi tersebut sebagai “mustahil”.

“Jika Dewan Keamanan tidak dapat memutuskan sanksi, negara-negara dapat memilih untuk mematuhinya atau tidak,” katanya. “Karena AS memiliki hak veto, sanksi tidak akan pernah diputuskan di sana.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
Berita Terkini
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved