Tetangga Indonesia Ini Berani Kecam China yang Latihan Perangnya Mengepung Taiwan

Kamis, 01 Januari 2026 - 13:31 WIB
loading...
A A A
Strategi tersebut menunjuk China sebagai saingan militer dan ekonomi utama AS, dengan alasan bahwa keunggulan ekonomi dan teknologi Amerika adalah cara paling pasti untuk mencegah dan menghalangi konflik militer skala besar di Indo-Pasifik.

Strategi tersebut menunjuk Taiwan sebagai kemungkinan penyebab konflik karena perannya dalam membendung Angkatan Laut China sebagai bagian dari Rantai Pulau Pertama dan vitalitasnya dalam menjaga jalur pelayaran tetap bebas.

“Oleh karena itu, mencegah konflik atas Taiwan, idealnya dengan mempertahankan keunggulan militer, adalah prioritas,” bunyi dokumen tersebut.

Dokumen itu menyatakan komitmen AS, "Untuk membangun militer yang mampu menolak agresi di mana pun di Rantai Pulau Pertama”, tetapi menambahkan bahwa militer Amerika tidak dapat, dan seharusnya tidak perlu, melakukan ini sendirian.

“Mengingat desakan Presiden Trump untuk meningkatkan pembagian beban dari Jepang dan Korea Selatan, kita harus mendesak negara-negara ini untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan, dengan fokus pada kemampuan—termasuk kemampuan baru— yang diperlukan untuk mencegah musuh dan melindungi Rantai Pulau Pertama,” imbuh dokumen tersebut.

“Kami juga akan memperkuat dan meningkatkan kehadiran militer kami di Pasifik Barat, sementara dalam hubungan kami dengan Taiwan dan Australia, kami mempertahankan retorika tegas kami tentang peningkatan pengeluaran pertahanan."

“Mencegah konflik membutuhkan sikap waspada di Indo-Pasifik, basis industri pertahanan yang diperbarui, investasi militer yang lebih besar dari kami sendiri dan dari sekutu serta mitra, dan memenangkan persaingan ekonomi dan teknologi dalam jangka panjang," lanjut dokumen itu.

Pemerintahan Trump telah meminta jaminan dari pemerintah Albanese bahwa mereka akan mendukung upaya AS untuk melawan serangan China terhadap Taiwan.

Baik Anthony Albanese maupun para menteri seniornya belum memberikan jaminan apa pun secara publik, tetapi PM Australia itu telah mengakui bahwa pemerintahnya sedang mengerjakan beberapa perubahan yang diminta Washington pada AUKUS—pakta senilai USD368 miliar dengan Inggris dan AS untuk mempersenjatai Angkatan Laut Australia dengan kapal selam bertenaga nuklir.

Meskipun Albanese tetap bungkam tentang perubahan tersebut, para pejabat senior pemerintahan Trump telah meminta jaminan bahwa kapal selam bertenaga nuklir apa pun akan dikerahkan jika terjadi konflik AS-China.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved