Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:35 WIB
loading...
Saudi Bertarung dengan...
Arab Saudi bertarung dengan Uni Emirat Arab di Yaman. Foto/X/@Currentreport1
A A A
SANAA - Arab Saudi merilis detail lebih lanjut tentang pemboman koalisi di pelabuhan Mukalla, Yaman. Itu memicu ketegangan dengan negara tetangga Teluk Arab, Uni Emirat Arab, dan mendorong negara tersebut untuk mengatakan akan menarik pasukannya dari Yaman.

Juru bicara koalisi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, menunjukkan gambar-gambar yang mendokumentasikan operasi militer yang dilakukan pada Selasa pagi.

Ia menyatakan bahwa setelah memasuki pelabuhan Mukalla, menjadi jelas bahwa kedua kapal tersebut membawa lebih dari 80 kendaraan dan kontainer berisi senjata dan amunisi. Ia menambahkan bahwa pihak UEA memindahkan kendaraan, kontainer, dan personel Emirat ke pangkalan al-Rayyan tanpa memberi tahu Arab Saudi.

Juru bicara tersebut mengatakan bahwa koalisi mematuhi aturan keterlibatan selama operasi militer.

Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya

1. UEA Mendukung Separatis di Yaman

UEA mengumumkan penarikan pasukannya dari Yaman, menyatakan berakhirnya apa yang disebutnya operasi "kontraterorisme" di sana, setelah Riyadh menuduh Abu Dhabi mendukung separatis di Yaman.

Pengumuman pada hari Selasa itu datang setelah pemerintah Yaman yang diakui secara internasional menuntut UEA menarik pasukannya dari negara itu dalam waktu 24 jam, sebuah seruan yang didukung oleh Arab Saudi.

Beberapa jam sebelumnya, pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi menyerang pelabuhan Mukalla di Yaman selatan, menargetkan apa yang menurut Riyadh adalah pengiriman senjata terkait UEA yang ditujukan untuk Dewan Transisi Selatan (STC) yang separatis di Yaman.

Baca Juga: Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026

2. Yaman Makin Terpecah Belah

STC, yang awalnya mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melawan pemberontak Houthi, melancarkan serangan terhadap pasukan pemerintah yang didukung Arab Saudi bulan ini, untuk mencari negara merdeka di selatan.

Kemajuan tersebut memecah kebuntuan selama bertahun-tahun, dengan STC menguasai sebagian besar wilayah Yaman selatan, termasuk provinsi Hadramout dan Mahara, mengabaikan peringatan dari Riyadh. Hadramout berbatasan dengan Arab Saudi, dan Mahara dekat dengan perbatasan.

3. Saudi Kecewa dengan UEA

Arab Saudi pada hari Selasa mengatakan pihaknya kecewa atas “tekanan yang diberikan oleh UEA” kepada STC untuk melakukan operasi militer di provinsi Hadramout dan Mahara. Riyadh mengatakan pihaknya menganggap langkah-langkah tersebut sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Terungkap, Serangan...
Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel
Rekomendasi
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Berita Terkini
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved