Musim Dingin Brutal, India Kirim Persediaan ke Perbatasan China

Rabu, 16 September 2020 - 09:30 WIB
loading...
Musim Dingin Brutal,...
Tentara India keluar dari pesawat militer di pangkalan Leh, Ladakh, India, 15 September 2020. Foto/REUTERS
A A A
LEH - Dari mengerahkan keledai-keledai hingga pesawat angkut besar, militer India mengaktifkan seluruh jaringan logistik untuk mengangkut persediaan bagi ribuan tentara menghadapi musim dingin brutal di sepanjang perbatasan dengan China di Himalaya.

Dalam beberapa bulan terakhir, salah satu pengerahan logistik militer terbesar di India dalam beberapa tahun terakhir telah membawa amunisi, peralatan, bahan bakar, persediaan musim dingin dan makanan ke Ladakh. Kawasan yang berbatasan Tibet itu oleh India dikelola sebagai wilayah persatuan.

Langkah ini dipicu pertikaian dengan China di gurun salju Ladakh yang dimulai pada Mei dan memanas pada Juni. Bentrok saling pukul tanpa senjata api itu telah menewaskan banyak tentara di kedua negara.

Sebanyak 21 tentara India tewas dan korban di pihak China tidak diungkapkan secara jelas.

Kedua negara bernegosiasi untuk menyelesaikan konflik tapi tak ada satu pihak pun yang menarik pasukan atau mengurangi persediaan. Militer India kini sudah siap mempertahankan pasukannya di sepanjang perbatasan dataran tinggi dengan kontur berbukit dan berjurang itu.

Musim dingin yang brutal di kawasan itu membuat persediaan yang harus dikirim pun harus menyukupi kebutuhan ribuan tentara.

Ladakh Timur biasanya dijaga 20.000 hingga 30.000 tentara. Namun pengerahan tentara ditambah lebih dari dua kali lipat seiring meningkatnya ketegangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Helikopter Tempur Apache...
Helikopter Tempur Apache AS Jatuh Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Rekomendasi
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Berita Terkini
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved