UE Kecam China yang Berlakukan Bea Masuk Tinggi Produk Susu

Rabu, 24 Desember 2025 - 11:47 WIB
loading...
A A A

Ketegangan Meningkat


Sengketa ini merupakan bagian dari konflik perdagangan yang lebih luas antara UE dan China yang bermula pada 2024, ketika Brussels memutuskan untuk mengenakan tarif terhadap kendaraan listrik asal China. UE berargumen bahwa subsidi negara China memberikan keunggulan tidak adil bagi produsen China dan merugikan industri Eropa.

China membantah tuduhan tersebut dan meluncurkan penyelidikan terhadap produk daging babi, minuman beralkohol jenis brandy, serta produk susu asal Eropa—langkah yang oleh Brussels dipandang sebagai aksi balasan.

Ketegangan juga mencuat terkait baja, ekspor logam tanah jarang, serta apa yang dinilai banyak pemerintah Eropa sebagai hubungan ekonomi yang semakin tidak seimbang. Pada 2024, Uni Eropa mencatat defisit perdagangan lebih dari USD350 miliar dengan China.

Presiden Prancis Emmanuel Macron bulan ini menyatakan bahwa Eropa dapat mengambil langkah-langkah tegas, termasuk penerapan tarif, jika ketimpangan tersebut tidak diatasi. Selain isu perdagangan, Uni Eropa dan China juga masih berbeda pandangan dalam sejumlah isu geopolitik, termasuk perang RusiadiUkraina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved