China Gila-gilaan Borong Emas Batangan Rusia, Hanya November Saja Rp16 Triliun

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:33 WIB
loading...
China Gila-gilaan Borong...
China gila-gilaan membeli emas batangan Rusia. Hanya bulan November saja, emas yang dibeli senilai lebih dari Rp16 triliun. Foto/mining.com
A A A
MOSKOW - China telah memborong emas batangan Rusia secara gila-gilaan. Hanya pada bulan November 2025 saja, emas yang dibeli senilai USD961 juta (lebih dari Rp16 triliun).

Mengutip laporan The Moscow Times, Selasa (23/12/2025), transaksi emas bulan November itu merupakan yang terbesar dalam sejarah perdagangan bilateral.

Laporan tersebut, yang mengutip data bea cukai China, menyebutkan bahwa ini adalah bulan kedua berturut-turut pengiriman emas dari Rusia ke China yang melebihi USD900 juta. Pada bulan Oktober, ekspor emas Rusia ke China diperkirakan mencapai USD930 juta.

Baca Juga: Gali Kebun untuk Kolam Renang, Pria Ini Temukan Harta Karun Emas Senilai Rp13,3 Miliar

Tingkat pembelian juga tampaknya meningkat secara dramatis menjelang akhir tahun, dengan Oktober dan November mewakili hampir seluruh perdagangan bilateral logam mulia untuk tahun 2025. Dari Januari hingga November, China mengimpor total USD1,9 miliar emas Rusia, hampir sembilan kali lebih banyak daripada periode yang sama tahun lalu, ketika pembelian tidak melebihi USD223 juta.

Peningkatan tajam dalam pembelian terjadi seiring dengan peningkatan kebijakan China untuk meningkatkan cadangan emasnya guna mengurangi ketergantungannya pada dolar Amerika Serikat. Meskipun pembelian yang tercatat dalam data resmi sangat mencengangkan, angka sebenarnya bisa jauh lebih tinggi.

Pada bulan Oktober, raksasa perbankan Prancis; Société Générale, memperkirakan berdasarkan kontras antara impor emas batangan, produksi domestik, dan cadangan resmi, bahwa pembelian emas sebenarnya oleh Beijing mungkin telah meningkat 10 kali lipat dari angka PBOC (People Bank of China atau Bank Sentral China)—sebesar 250 ton, bukan 25 ton. Analisis tersebut didasarkan pada ekspor emas Inggris, yang merupakan salah satu indikator aliran fisik yang paling andal. Metrik ini menunjukkan bahwa China telah menambahkan lebih dari 1.080 ton emas ke cadangannya sejak pertengahan tahun 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved