China Gila-gilaan Borong Emas Batangan Rusia, Hanya November Saja Rp16 Triliun

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:33 WIB
loading...
A A A
Adrian Ash, direktur riset di BullionVault yang berbasis di London, mengatakan yang mengejutkan adalah bahwa China terus melaporkan pembelian emasnya tahun ini meskipun harga emas mencapai rekor tertinggi—meskipun pada akhirnya "mustahil" untuk mengetahui jumlah sebenarnya.

“Ada periode di mana China tidak melaporkan perubahan cadangannya, tetapi kali ini mereka melaporkannya, meskipun hanya satu ton,” katanya. “Pesan kepada publik jelas: membeli emas adalah ide yang bagus.”

Ash mengatakan bahwa semua ini mewakili munculnya skenario geopolitik yang didominasi oleh "ketakutan dan ketidakpercayaan" antarnegara, dan mencatat bahwa Rusia telah membayar pengiriman drone kamikaze dari Iran dengan emas batangan.

"Ini adalah aset yang sangat berguna di saat krisis sipil," katanya, menambahkan bahwa ketika negara-negara yang berbeda seperti India dan Polandia meningkatkan cadangan emas mereka, itu bukanlah pertanda baik bagi stabilitas global.

Dan pada akhir November, kantor berita Ukraina; UNN, melaporkan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah, Bank Sentral Rusia (CBR) menjual emas negara dari cadangannya langsung ke pasar domestik.

"Bagi regulator, ini adalah langkah yang dipaksakan: emas secara efektif menjadi alat untuk mendukung rubel, menambal likuiditas perusahaan, dan menutupi kebutuhan anggaran di tengah penipisan sumber daya lainnya yang cepat," tulis media tersebut dalam laporannya.

Langkah ini belum pernah terjadi sebelumnya. Sebelum tahun 2025, CBR tidak pernah menjual emasnya kepada pelaku pasar komersial, hanya menerima aliran masuk melalui Kementerian Keuangan untuk meningkatkan cadangannya. Namun, dengan dana kesejahteraan nasional negara tersebut mengalami penurunan aset likuid dari USD113,5 miliar pada tahun 2022 menjadi USD51,6 miliar pada tahun 2025—dan kepemilikan emas dana tersebut turun 57% dari 405,7 ton menjadi 173,1 ton—bank sentral tidak punya pilihan selain menjual cadangannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Berita Terkini
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved