China Gila-gilaan Borong Emas Batangan Rusia, Hanya November Saja Rp16 Triliun

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:33 WIB
loading...
A A A
Laporan itu memperkirakan bahwa CBR dapat menjual sebanyak 230 ton emas senilai USD30 miliar tahun ini, dan setidaknya 115 ton lagi senilai USD15 miliar pada tahun 2026.

“Strategi penjualan emas seharusnya memungkinkan pengisian anggaran yang cepat dan stabilitas rubel, tetapi hal itu menciptakan risiko jangka panjang: memperdalam defisit cadangan likuid, membuat keuangan negara lebih bergantung pada penjualan aset, dan membatasi peluang untuk intervensi di masa depan,” lanjut laporan tersebut.

“Pengikisan cadangan yang sebenarnya—termasuk emas, yang selama beberapa dekade dianggap tak tersentuh—menggarisbawahi betapa sempitnya ruang keuangan Moskow di bawah tekanan sanksi.”

Dalam laporan terpisah, Bank Sentral Rusia menyatakan bahwa bank sentral di pasar negara berkembang membeli emas untuk mendiversifikasi cadangan internasional mereka, sebagian karena rencana G7 untuk menyita aset Rusia senilai miliaran dolar yang dibekukan.

Reuters mengutip pernyataan bahwa minat investor terhadap emas meningkat karena ketidakpastian pertumbuhan global, tetapi pada saat yang sama, logam mulia ini menerima dukungan tambahan dari permintaan yang stabil dari bank sentral di negara-negara berkembang, yang terus mendiversifikasi cadangan internasional mereka di tengah diskusi G7 tentang penggunaan aset Rusia yang dibekukan.

Laporan tersebut mencatat bahwa dari sekitar USD300 miliar aset Rusia yang dibekukan, USD243 miliar disimpan di Eropa, sementara total cadangan emas dan devisa Rusia mencapai USD734,1 miliar per 14 November.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved