Siapa Sharif Osman Hadi? Pemimpin Demonstrasi Bangladesh yang Meninggal di Singapura

Sabtu, 20 Desember 2025 - 14:30 WIB
loading...
A A A
Surat kabar The Daily Star melaporkan bahwa polisi dan penjaga perbatasan negara telah menangkap setidaknya 20 orang yang terkait dengan insiden tersebut sejauh ini, tetapi penyelidikan masih berlangsung.

4. Memicu Protes Meluas di Bangladesh

Setelah berita kematian Hadi, protes kekerasan meletus di Dhaka dan bagian lain negara itu pada hari Kamis dan berlanjut pada hari Jumat.

Para pengunjuk rasa menuntut pengunduran diri kepala Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Hukum, menuduh pihak berwenang gagal memastikan keamanan Hadi. Mereka juga menuntut kembalinya para pelaku penembakan, yang diyakini banyak orang telah melarikan diri ke India.

Melaporkan dari Dhaka, Tanvir Chowdhury dari Al Jazeera mengatakan: “Sebagian besar adalah mahasiswa, tetapi juga orang-orang dari semua lapisan masyarakat, dengan beberapa elemen partai politik juga.

“Slogan utama mereka adalah ‘Kami menginginkan keadilan’ untuk pembunuh Osman Hadi.

“Mereka mengatakan pelaku penembakan harus segera diadili, atau mereka akan terus berunjuk rasa.”

Sekelompok demonstran berkumpul di luar kantor pusat harian berbahasa Bengali terkemuka di negara itu, Prothom Alo, yang mereka anggap mengambil garis editorial pro-India, di daerah Karwan Bazar, Dhaka. Mereka kemudian menyerbu masuk ke gedung tersebut, menurut portal daring dari berbagai media terkemuka.

Beberapa ratus meter (yard) jauhnya, kelompok demonstran lain menerobos masuk ke kantor Daily Star, yang juga dianggap pro-India, dan membakar gedung tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Mahasiswa Kembali Turun...
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Iran Bombardir Kompleks...
Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel
Rekomendasi
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
Berita Terkini
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved