Tentara Israel Kembali Bunuh Diri di Pangkalan Militer, Kini Jumlahnya Jadi 61 Personel

Kamis, 18 Desember 2025 - 08:40 WIB
loading...
Tentara Israel Kembali...
Lagi-lagi, tentara Israel bunuh diri di dalam pangkalan militer. Hingga kini sudah 61 tentara Israel yang bunuh diri sejak Perang Gaza dimulai. Foto/Anadolu
A A A
TEL AVIV - Seorang tentara Israel tewas karena bunuh diri di dalam pangkalan militer di Israel utara. Ini menambah jumlah tentara Zionis yang bunuh diri sejak dimulainya perang di Gaza menjadi 61 personel.

Surat kabar Haaretz melaporkan seorang tentara, yang bertugas sebagai pelacak di dinas militer reguler, menembak dirinya sendiri di dalam pangkalan militer. Dia terluka parah dan kemudian dinyatakan tewas pada Selasa malam akibat luka-lukanya.

Tak lama sebelum itu, Angkatan Darat Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa seorang tentara terluka parah akibat tembakan di pangkalan militer di Israel utara dan dibawa ke rumah sakit, di mana dia kemudian meninggal. Angkatan Darat menambahkan bahwa polisi militer telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut.

Baca Juga: Analis: Stok Rudal Iran Melimpah Membuat Israel Ketar-ketir!

Pada 28 Oktober tahun ini, sebuah laporan resmi Israel yang dikeluarkan oleh Pusat Penelitian dan Informasi Knesset mengungkapkan bahwa 279 tentara telah mencoba bunuh diri sejak awal tahun 2024.

Mengutip dari Haaretz, Kamis (18/12/2025), laporan tersebut disusun atas permintaan anggota Knesset Ofer Cassif, mengatakan bahwa upaya bunuh diri tersebut tercatat antara Januari 2024 dan Juli 2025. Menurut lembaga penyiaran publik resmi Israel, data tersebut menunjukkan rata-rata tujuh upaya bunuh diri untuk setiap kasus bunuh diri yang dikonfirmasi.

Tentara Israel Rama-ramai Resign


Laporan mengejutkan lainnya dari Angkatan Darat Israel mengungkap kemungkinan "eksodus massal" setelah peningkatan tajam permintaan pengunduran diri dari perwira dan tentara.

Surat kabar berbahasa Ibrani, Yedioth Ahronoth, melaporkan mengatakan bahwa militer Zionis menghadapi "krisis personel yang nyata dan telah mencapai titik didih", di tengah meningkatnya kekhawatiran di kalangan pimpinan militer.

Laporan ini muncul ketika lembaga militer Israel mengalami kekacauan terkait penunjukan pejabat senior dan perselisihan antara Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir dan Menteri Pertahanan Israel Katz, yang telah membekukan beberapa penunjukan militer senior yang disetujui oleh Zamir tanpa konsultasi.

Bulan lalu, Zamir memecat beberapa komandan senior dan secara resmi menegur yang lain karena kegagalan mencegah serangan Hamas 7 Oktober 2023. Mereka yang terkena dampak termasuk mantan kepala Intelijen Militer Aharon Haliva, mantan kepala Komando Selatan Yaron Finkelman, dan mantan kepala Direktorat Operasi Udi Basiyuk.

Pada 7 Oktober 2023, para milisi Hamas menyerang pangkalan militer dan permukiman Israel di dekat Jalur Gaza, membunuh dan menangkap ratusan warga Israel. Hamas mengatakan pada saat itu bahwa serangan itu merupakan tanggapan terhadap apa yang mereka gambarkan sebagai pelanggaran harian Israel terhadap Palestina dan tempat-tempat suci mereka, khususnya Masjid Al-Aqsa.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Nah, Israel Tangkap...
Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran
Rekomendasi
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
Sejarawan dan Akademisi...
Sejarawan dan Akademisi Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota Agustina Selamatkan Artefak dan Arsip Kemaritiman
Berita Terkini
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Infografis
Peralatan Militer dari...
Peralatan Militer dari Berbagai Pangkalan AS Dikirim ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved