Analis: Stok Rudal Iran Melimpah Membuat Israel Ketar-ketir!

Kamis, 18 Desember 2025 - 07:39 WIB
loading...
Analis: Stok Rudal Iran...
Para analis ungkap stok rudal Iran masih melimpah setelah perang 12 hari pada Juni lalu, yang membuat Israel khawatir. Foto/Tehran Times
A A A
TEHERAN - Israel sedang menilai kembali dampak agresi militer Juni-nya terhadap program rudal balistik Iran. Sebab, para analis mengatakan Teheran ingin membangun kembali pencegahan intinya dalam langkah yang dapat membuka jalan bagi perang baru.

Mengutip laporan Al-Monitor, persediaan rudal balistik Iran sebagian besar masih utuh setelah perang 12 hari pada Juni, dengan sekitar 2.000 rudal berat masih ada di gudang persenjataannya.

Media tersebut mengutip sumber keamanan Israel yang mengatakan bahwa intelijen militer Israel telah menyampaikan penilaian itu kepada Amerika Serikat sebagai indikasi bahwa Israel mendesak Washington untuk kembali bertindak mengatasi dugaan ancaman tersebut.

Baca Juga: Siap Perang Lagi, Iran Sekarang Mampu Tembakkan 2.000 Rudal Sekaligus yang Lumpuhkan Israel

Seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada anggota Parlemen dalam pengarahan tertutup di Knesset, menurut media Israel; Ynet, bahwa produksi rudal balistik skala besar telah dilanjutkan sekitar enam bulan setelah perang Juni.

“Iran sedang mengambil langkah-langkah untuk membangun kembali kemampuan produksi rudalnya,” kata Greg Brew, analis Iran dari lembaga think tank Eurasia Group, kepada Iran International,yang dilansir Kamis (18/12/2025).

"Yang tidak mengejutkan mengingat bahwa sangat penting bagi rezim untuk memperkuat posisinya setelah perang pada bulan Juni," lanjut dia.

Brew mengatakan bahwa membangun kembali kapasitas rudal adalah tujuan jangka pendek yang lebih mungkin daripada menghidupkan kembali program nuklir negara yang terpuruk, yang akan membawa risiko politik dan militer yang jauh lebih tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Selat Hormuz Ditutup,...
Selat Hormuz Ditutup, AS dan Iran Saling Lancarkan Serangan Rudal
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
Ketua Komisi III DPR...
Ketua Komisi III DPR Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgent
KY Gandeng PPATK Telusuri...
KY Gandeng PPATK Telusuri Transaksi Mencurigakan Hakim
Berita Terkini
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved