6 Hal Penting Perlu Diketahui dalam Penembakan Massal Pantai Bondi yang Targetkan Yahudi

Senin, 15 Desember 2025 - 08:36 WIB
loading...
6 Hal Penting Perlu...
Penembakan massal yang targetkan komunitas Yahudi guncang Pantai Bondi, Australia. Sebanyak 16 orang tewas, termasuk salah satu pelaku penembakan. Foto/ABC News/Victoria Pengilley
A A A
SYDNEY - Setidaknya 16 orang tewas, termasuk salah satu dari dua pelaku, dalam penembakan massal di Pantai Bondi, Australia, pada hari Minggu. Penembakan yang dinyatakan sebagai serangan teroris ini menargetkan komunitas Yahudi yang merayakan Hanukkah.

Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese mengecam penembakan massal tersebut dan berjanji akan memberantas kebencian, kekerasan, dan terorisme di negaranya.

“Terjadi insiden teroris yang menghancurkan di Bondi pada perayaan Hanukkah By the Sea. Ini adalah serangan yang ditargetkan pada warga Yahudi Australia pada hari pertama Hanukkah, yang seharusnya menjadi hari sukacita, perayaan iman. [Serangan ini adalah] tindakan anti-Semitisme yang jahat, terorisme yang telah menyerang jantung bangsa kita,” kata Albanese, seperti dikutip dari The Guardian, Senin (15/12/2025).

Baca Juga: Ini Ahmed Al Ahmed, Muslim Pahlawan yang Berani Lucuti Senjata Penembak Massal di Pantai Bondi

"Ini adalah momen untuk persatuan nasional," kata Albanese. “Ini adalah momen bagi warga Australia untuk bersatu. Itulah tepatnya yang akan kita lakukan.”

Berikut 6 Hal Penting Perlu Diketahui dalam Penembakan Massal Pantai Bondi

1. Berapa Banyak Orang yang Tewas dan Terluka?

Sebanyak 16 orang tewas dalam serangan mengerikan ini, termasuk salah satu pelaku penembakan massal. Ada juga seorang gadis berusia 10 tahun di antara korban tewas.

Korban tewas berusia antara 10 dan 87 tahun, menurut polisi New South Wales.

Sebanyak 40 orang lainnya masih dirawat di rumah sakit, termasuk tiga anak. Lima orang dalam kondisi kritis, sementara yang lainnya dalam kondisi serius atau stabil.

Satu pelaku lainnya ditahan dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Sejauh ini baru satu korban yang telah diidentifikasi, yakni Rabbi Eli Schlanger, seorang asisten rabbi di Chabad of Bondi yang lahir di Inggris. Dia merupakan pendukung kuat Israel dalam perang brutal di Gaza.

Kementerian Luar Negeri Israel juga mengatakan seorang warga negara Israel telah tewas.

2. Bagaimana Penembakan Massal Ini Terjadi?

Menurut polisi setempat, lebih dari 1.000 orang berada di sebuah acara perayaan Hanukkah, sebuah acara komunitas Yahudi.

Petugas polisi dihubungi sekitar pukul 18.47 pada hari Minggu waktu setempat, saat mereka menanggapi laporan tentang tembakan yang dilepaskan di Archer Park, Pantai Bondi.

Perdana Menteri New South Wales, Chris Minns, mengatakan dua orang menembaki "sekelompok keluarga yang ramai" di taman tersebut dalam "tindakan kekerasan yang mengerikan dan pengecut".

Petugas polisi telah menyatakan serangan itu sebagai insiden teroris.

Salah satu video menunjukkan dua pria bersenjata tampak melepaskan tembakan dari jembatan kecil yang menghadap pantai, sementara video lain menunjukkan kerumunan orang yang melarikan diri berlari di pantai.

Dalam video ketiga, seorang saksi mata terlihat bertindak heroik dengan melucuti senapan dari salah satu pelaku penembakan massal.

Saksi mata pemberani itu adalah Ahmed al Ahmed (43), seorang pria Muslim penjual buah. Dia ditembak dua kali dalam insiden tersebut, sebelum akhirnya berhasil merebut senjata dan mengarahkan balik senjata itu ke penyerang, yang terlihat berlari ke arah rekannya di jembatan. Ahmed dipuji publik Australia sebagai pahlawan.

3. Siapakah Para Tersangka Penembakan Massal Ini?

Salah satu tersangka pria bersenjata adalah Naveed Akram (24), yang mengalami luka kritis.

SIM-nya menunjukkan bahwa dia tinggal di Bonnyrigg, pinggiran kota Sydney.

Identitas tersangka penyerang lainnya, yang tewas di tempat kejadian, belum diketahui, tetapi polisi mengatakan dia berusia 50 tahun.

4. Apa Kata Para Saksi Mata?

Para saksi mata menggambarkan teror dan kebingungan saat banyak orang melarikan diri dari pantai.

Salah satu saksi mata, Arsen Ostrovsky, terluka dan mengatakan penembakan itu adalah "pertumpahan darah yang mengerikan".

Dia mengatakan dirinya selamat dari serangan 7 Oktober oleh para milisi Hamas terhadap Israel dua tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Berita Terkini
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved