4 Alasan Perang Nuklir Makin Nyata sejak Puncak Perang Dingin

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:30 WIB
loading...
4 Alasan Perang Nuklir...
Perang nuklir kini makin nyata. Foto/X
A A A
LONDON - Dunia memasuki perlombaan senjata baru yang dipicu oleh meningkatnya persaingan kekuatan besar, dan ancaman penggunaan nuklir telah mencapai tingkat paling berbahaya dalam beberapa dekade. Itu diungkapkan kepala perlucutan senjata PBB Izumi Nakamitsu.

Dalam sebuah wawancara dengan Anadolu di sela-sela Forum Doha, Izumi Nakamitsu, Wakil Sekretaris Jenderal PBB dan Perwakilan Tinggi untuk Urusan Perlucutan Senjata, mengatakan bahwa keamanan global telah memburuk tajam seiring dengan perluasan dan modernisasi persenjataan oleh kekuatan-kekuatan besar.

“Saya khawatir kita sebenarnya sudah mulai melihat dinamika perlombaan senjata. Dan yang mendorong hal itu jelas adalah persaingan antar kekuatan militer utama,” kata Nakamitsu.

Ia menekankan bahwa meskipun perang Rusia-Ukraina mempercepat ketidakamanan global, tren tersebut dimulai lebih awal karena negara-negara bersenjata nuklir berinvestasi besar-besaran dalam modernisasi.

4 Alasan Perang Nuklir Makin Nyata sejak Puncak Perang Dingin

1. Dipicu Perang Ukraina

Kepala perlucutan senjata PBB mengatakan: “Pertimbangan keamanan telah bergeser, terutama sejak invasi Rusia ke Ukraina. Tetapi dinamika perlombaan senjata ini sebenarnya telah dimulai sebelum Ukraina. Saya pikir sudah ada investasi selama beberapa tahun dalam apa yang kita sebut program modernisasi senjata nuklir.”

“Maksud saya, semua negara pemilik senjata nuklir telah menginvestasikan cukup banyak uang dalam sistem senjata nuklir. Jadi, saya khawatir dinamikanya memang ada, dan itu cukup mengkhawatirkan.”

Ia berkata: “Saya pikir risiko penggunaan senjata nuklir dalam konflik berada pada titik tertinggi sejak masa Perang Dingin.”

“Negara-negara pemilik senjata nuklir benar-benar perlu memahami bahwa kecuali mereka menahan diri, berupaya mengurangi risiko, dan memastikan bahwa mereka mencegah penggunaan senjata nuklir, saya pikir kita bisa berakhir dalam situasi yang sangat mengerikan.”

Baca Juga: 6 Anggota NATO di Eropa yang Paling Siap Berperang Melawan Rusia

2. Membangun Dialog

Meskipun mengakui bahwa pengurangan senjata nuklir tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat, Nakamitsu menekankan bahwa pelucutan senjata jauh melampaui pengurangan jumlah hulu ledak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Israel Larang Wartawan...
Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit
Rekomendasi
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved