4 Alasan Perang Nuklir Makin Nyata sejak Puncak Perang Dingin

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:30 WIB
loading...
A A A
Nakamitsu memperingatkan bahwa erosi ini mengancam proses-proses penting, termasuk siklus peninjauan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

“Kita perlu memastikan bahwa tatanan itu terlindungi. Erosi lebih lanjut akan menjadi bumerang bagi keamanan semua orang,” katanya.

Dengan Konferensi Peninjauan NPT berikutnya yang dijadwalkan pada tahun 2026, Nakamitsu mendesak para pemimpin untuk memprioritaskannya secara diplomatis.

“Tahun depan sangat penting karena kita memiliki konferensi peninjauan NPT,” katanya, menekankan bahwa perjanjian tersebut adalah “pilar penting… dari semua rezim terkait senjata nuklir.”

Ia menyerukan para pemimpin dunia untuk mendekati konferensi tersebut dengan kemauan untuk berkompromi.

Para pemimpin harus “datang ke konferensi peninjauan NPT dengan kepentingan bersama untuk menghasilkan dokumen hasil,” kata Nakamitsu, menekankan perlunya pengendalian diri dan kesamaan pandangan.

“Jadi diplomasi, investasi kembali diplomasi, dialog, dan dalam semangat kepentingan bersama, itulah keamanan internasional bagi kita semua,” katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
AS Bombardir Fasilitas...
AS Bombardir Fasilitas Nuklir Iran di Bushehr
Rekomendasi
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved