Dengan Fatwa dan Janji Resmi, Taliban Tawarkan Jaminan Tersirat pada Pakistan
Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Ia menekankan, “Kepemimpinan telah membuat komitmen tegas bahwa tanah Afghanistan tidak akan digunakan untuk merugikan individu atau negara mana pun... Ini adalah rekomendasi para ulama, dan ketaatan terhadapnya wajib bagi semua Muslim.”
Ia menambahkan, “Para ulama telah menjelaskan kepada umat bahwa jika ada warga Afghanistan yang melanggar instruksi kepemimpinan terkait kegiatan militer di luar negeri, Emirat Islam berhak mengambil tindakan terhadapnya,” referensi tersirat kepada warga Afghanistan yang bergabung dengan Taliban Pakistan.
Menteri tersebut menyimpulkan dengan menekankan seruan para ulama untuk “persatuan dan penolakan terhadap hasutan,” dengan mengatakan bangsa Afghanistan “sepanjang sejarahnya telah bertindak sesuai dengan fatwa dan bimbingan para ulama, dan akan terus melakukannya hingga hari ini.”
Para pengamat memandang pernyataan dan deklarasi keagamaan-politik tersebut sebagai “bagian dari upaya terkoordinasi meredam kemarahan Pakistan dan untuk memberi sinyal kesediaan Kabul untuk menghormati komitmen keamanannya,” menyusul serangkaian serangan yang kembali memicu konfrontasi perbatasan antara kedua negara tetangga tersebut.
Insiden terbaru melibatkan baku tembak yang menewaskan empat orang pada Jumat lalu.
Baca juga: Uni Eropa Bekukan Aset Bank Sentral Rusia Tanpa Batas Waktu
Ia menambahkan, “Para ulama telah menjelaskan kepada umat bahwa jika ada warga Afghanistan yang melanggar instruksi kepemimpinan terkait kegiatan militer di luar negeri, Emirat Islam berhak mengambil tindakan terhadapnya,” referensi tersirat kepada warga Afghanistan yang bergabung dengan Taliban Pakistan.
Menteri tersebut menyimpulkan dengan menekankan seruan para ulama untuk “persatuan dan penolakan terhadap hasutan,” dengan mengatakan bangsa Afghanistan “sepanjang sejarahnya telah bertindak sesuai dengan fatwa dan bimbingan para ulama, dan akan terus melakukannya hingga hari ini.”
Para pengamat memandang pernyataan dan deklarasi keagamaan-politik tersebut sebagai “bagian dari upaya terkoordinasi meredam kemarahan Pakistan dan untuk memberi sinyal kesediaan Kabul untuk menghormati komitmen keamanannya,” menyusul serangkaian serangan yang kembali memicu konfrontasi perbatasan antara kedua negara tetangga tersebut.
Insiden terbaru melibatkan baku tembak yang menewaskan empat orang pada Jumat lalu.
Baca juga: Uni Eropa Bekukan Aset Bank Sentral Rusia Tanpa Batas Waktu
(sya)
Lihat Juga :