Menlu AS Perintahkan Para Diplomatnya Kembali Gunakan Times New Roman, Apa Pemicunya?
Rabu, 10 Desember 2025 - 21:06 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 4 Alasan Penjara di Amerika Latin Jadi Tempat Terbentuknya Kartel Paling Berbahaya di Dunia
Trump, seorang Republikan, bergerak cepat setelah menjabat pada Januari untuk memberantas program keragaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI) federal dan mencegahnya di sektor swasta dan pendidikan, termasuk dengan memerintahkan pemecatan petugas keragaman di lembaga federal dan menarik pendanaan hibah untuk berbagai program.
Kebijakan DEI (Diversity, Equity, and Inclusion) menjadi lebih luas setelah protes nasional pada tahun 2020 terhadap pembunuhan warga kulit hitam tak bersenjata oleh polisi, yang memicu reaksi balik dari kalangan konservatif.
Trump dan kritikus inisiatif keberagaman lainnya mengatakan bahwa kebijakan tersebut diskriminatif terhadap orang kulit putih dan laki-laki, serta telah mengikis pengambilan keputusan berdasarkan meritokrasi.
Trump, seorang Republikan, bergerak cepat setelah menjabat pada Januari untuk memberantas program keragaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI) federal dan mencegahnya di sektor swasta dan pendidikan, termasuk dengan memerintahkan pemecatan petugas keragaman di lembaga federal dan menarik pendanaan hibah untuk berbagai program.
Kebijakan DEI (Diversity, Equity, and Inclusion) menjadi lebih luas setelah protes nasional pada tahun 2020 terhadap pembunuhan warga kulit hitam tak bersenjata oleh polisi, yang memicu reaksi balik dari kalangan konservatif.
Trump dan kritikus inisiatif keberagaman lainnya mengatakan bahwa kebijakan tersebut diskriminatif terhadap orang kulit putih dan laki-laki, serta telah mengikis pengambilan keputusan berdasarkan meritokrasi.
(ahm)
Lihat Juga :